Rabu, Januari 21, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Kurikulum Kemaritiman dan Bencana

redaksi
13 November 2018
Kategori : Berita
0
Kurikulum Kemaritiman

FOTO: KEMENKO KEMARITIMAN

Surabaya – Sejak 2017, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman telah mengembangkan kurikulum maritim dan bencana.

“Dalam kurikulum kemaritiman tidak hanya menanamkan kembali budaya maritim, melainkan juga mengajarkan tanggap bencana sejak dini,” kata Asisten Deputi Bidang Pendidikan dan Pelatihan Kemaritiman Tb Haeru Rahayu, Sabtu (10/11).

Menurut Tb Haeru, kurikulum ini sangat penting mengingat posisi geografis Indonesia yang berada dalam pertemuan sirkum pasifik dan sirkum mediterania. Karena itu, negara Indonesia dikaruniai kesuburan dan kekayaan sumber daya alam, sekaligus rentan bencana alam.

Dalam pengembangan kurikulum ini, Kemenko Kemaritiman bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Kurikulum kemaritiman, saat ini, telah memasuki uji coba implementasi melalui pilot project di sekolah-sekolah.

Kemenko Kemaritim terus mengawal implementasi kurikulum ini melalui monitoring dan evaluasi secara berkala bersama mitra kerja.

Berkaitan dengan kearifan lokal tanggap bencana, kata Tb Haeru, telah diajarkan secara tradisi turun temurun. Hal ini menjadi akar dalam muatan tanggap bencana yang ada dalam kurikulum kemaritiman.

“Kita mengemasnya dalam konsep kekinian, sesuai pola belajar zaman sekarang. Karena sekarang kita sudah masuk ke era digital yah,” ujarnya.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: KemendikbudKemenko KemaritimanKurikulum Kemaritiman
Bagikan13Tweet2KirimKirim
Previous Post

Bila Musim Ubur-Ubur Tiba

Next Post

Kurikulum Kemaritiman Sudah Diterapkan di 48 Sekolah

Postingan Terkait

Tiga Mahasiswa IPB Ciptakan Lamun Sebagai Penghambat Kanker Serviks

Emisi Karbon Lamun di Jawa dan Sumatra Tertinggi di Indonesia

21 Januari 2026
Suhu Hangat Kondusif untuk Pengembangan Bibit Siklon Tropis 98W di Laut Filipina

Bibit Siklon Tropis 97S Dapat Berdampak Hujan di Bali dan Nusa Tenggara

21 Januari 2026

LBH Pers: Tahun 2025 Angka Kekerasan Terhadap Pers Capai Tit­ik Tertinggi

Waspada Peningkatan Curah Hujan di Sebagian Wilayah Indonesia dan Pergerakan Bibit Siklon Tropis 97S

Bibit Siklon Tropis 97S Akan Berkembang Kembali di Selatan NTT

Anugerah UNG Berdampak 2026, Darilaut.id Peroleh Gold Winner

Anugerah UNG Berdampak 2026, Rektor: Menumbuhkan Kinerja Terukur dan Transparan

Mikroplastik di Tubuh Ikan dan Sekitar Kita, Riset di Perairan Gorontalo dan Teluk Tomini

Next Post
Kurikulm Kemaritiman

Kurikulum Kemaritiman Sudah Diterapkan di 48 Sekolah

Komentar tentang post

TERBARU

Emisi Karbon Lamun di Jawa dan Sumatra Tertinggi di Indonesia

Bibit Siklon Tropis 97S Dapat Berdampak Hujan di Bali dan Nusa Tenggara

LBH Pers: Tahun 2025 Angka Kekerasan Terhadap Pers Capai Tit­ik Tertinggi

Waspada Peningkatan Curah Hujan di Sebagian Wilayah Indonesia dan Pergerakan Bibit Siklon Tropis 97S

Bibit Siklon Tropis 97S Akan Berkembang Kembali di Selatan NTT

Anugerah UNG Berdampak 2026, Darilaut.id Peroleh Gold Winner

AmsiNews

REKOMENDASI

KKP Dorong Terobosan Sektor Perikanan Melalui Inovasi Digital

Menakar Independensi Media di Masa Pilkada Serentak di Gorontalo

Ini Status Izin Kapal yang Dikeluhkan Nelayan Gorontalo

Penelitian Panjang Biodiversitas Kelautan dengan Kapal Riset OceanXplorer

Cara Lebanon Mengurangi Limbah

KM Umsini Jadi Lokasi Isolasi Pasien Covid-19, Saat Beroperasi Akan Disemprot Disinfektan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2023 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2023 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.