Model lintasan menunjukkan konsentrasi yang sangat rapat untuk 3 hari ke depan, sehingga tingkat keyakinan terhadap bagian prakiraan tersebut sangat tinggi. Nolo diperkirakan akan berada di sebelah barat Garis Tanggal Internasional (International Date Line) pada jam ke-36.
Terdapat variasi hasil model yang lebih besar dari biasanya untuk hari ke-4 dan ke-5, terutama terkait kemungkinan interaksi Nolo dengan gangguan cuaca yang saat ini berada di dekat Kepulauan Marshall (bibit siklon tropis 94W) serta palung gelombang panjang (longwave trough) yang diperkirakan akan bergerak ke sebelah timur Jepang.
Prakiraan NHC lebih mengacu pada model-model di batas selatan rentang prediksi, yang menunjukkan lintasan terus mengarah ke barat, dan sangat mendekati prediksi sebelumnya.
Intensifikasi Nolo kemungkinan akan kembali berlanjut saat topan ini bergerak melintasi wilayah dengan suhu permukaan laut sekitar 28°C dan shear (perbedaan kecepatan angin) lapisan dalam menjadi hampir tidak signifikan.
Pada 3 Oktober Nolo Kembali menguat menjadi badai Kategori 2, dan dapat mencapai intensitas puncak Kategori 4 dalam waktu sekitar 36 jam, atau bahkan lebih cepat.
CPHC mengatakan ini adalah sistem yang berbahaya. Bahaya yang mungkin terjadi meliputi angin kencang, curah hujan tinggi, gelombang badai (storm surge), dan kondisi laut kasar.




