Darilaut – Sebanyak 10 mahasiswa terbaik dari berbagai disiplin ilmu di Universitas Negeri Gorontalo (UNG) mengoptimalkan potensi lokal dan penguatan digital.
Kegiatan ini melalui program KKN Tematik UNG tahap I tahun 2026 di Desa Tabongo Barat, Kecamatan Tabongo, Kabupaten Gorontalo.
KKN Tematik UNG tidak hanya sekadar hadir, akan tetapi membawa misi besar. Dengan tema “Pemberdayaan Masyarakat Lokal Melalui Optimalisasi Potensi Sumber Daya Lokal dan Infrastruktur serta Penguatan Digital,” mahasiswa didorong untuk menjadi motor penggerak perubahan.
Ada tiga pilar utama yang menjadi sasaran pengabdian yakni, Pemanfaatan Potensi Lokal, Penguatan Infrastruktur, serta Transformasi Digital
Kehadiran para mahasiswa dari Fakultas MIPA, Fakultas Ilmu Sosial (FIS), dan Fakultas Teknik ini disambut hangat oleh Kepala Desa Tabongo Barat, Hairudin Umar, beserta jajaran aparat desa dalam suasana penuh semangat kolaboratif.
Hairudin berharap kehadiran mahasiswa lintas disiplin ilmu ini mampu memberikan warna baru dan kontribusi nyata bagi pembangunan desa.
“Kami sangat terbuka dan siap bersinergi. Semoga gagasan-gagasan segar dari adik-adik mahasiswa mampu membantu Desa Tabongo Barat berkembang lebih maju, khususnya dalam menghadapi era digital saat ini,” kata Hairudin.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dr. Warni Tune Sumar, menjelaskan bahwa KKN Tematik menjadi ruang pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa untuk memahami dinamika kehidupan masyarakat secara langsung.
Warni menekankan pentingnya membangun kolaborasi dengan warga dalam mengembangkan potensi desa serta menghadirkan inovasi, khususnya melalui pemanfaatan teknologi digital.
“Mahasiswa diharapkan mampu belajar bersama masyarakat, menggali potensi lokal, serta menghadirkan inovasi yang relevan untuk mendukung pengembangan Desa Tabongo Barat menuju desa berbasis digital,” ujarnya.
