Darilaut – Tiga mahasiswi Universitas Negeri Gorontalo (UNG) berprestasi dari Program Studi S1 Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), terpilih sebagai perwakilan dalam ajang bergengsi International Business Competition (IBC) Season 4 – 2026. Kegiatan ini akan digelar di Ho Chi Minh City, Vietnam.
Ketiga mahasiswi tersebut—Salsabila A. T. Jermias, Nazwa Ramadhani Latif, dan Safira Zatalia Putri Hikmah—berhasil mencatatkan nama mereka sebagai bagian dari Top 30 Global Finalists.
Pencapaian luar biasa ini diraih setelah melalui kurasi ketat yang melibatkan peserta dari berbagai negara.
Keberhasilan ini bukanlah keberuntungan semata. Di bawah bimbingan dosen pendamping, Rezkiyawan Tantawi, tim Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNG harus melewati serangkaian tahapan seleksi yang menguras kreativitas dan logika bisnis.
Mulai dari pengajuan proposal ide bisnis yang inovatif hingga kompetisi video pitch berskala global.
Mengusung tema “From Ideas to Global Ventures” kompetisi ini diselenggarakan oleh Student Exchange Abroad (SEA) menantang peserta untuk menciptakan solusi bisnis yang tidak hanya menguntungkan, tetapi juga berkelanjutan dan memiliki potensi pasar internasional.
Pada tahap ini, para finalis akan mengikuti berbagai kegiatan seperti presentasi bisnis, tantangan strategi, kunjungan industri, serta pertukaran budaya internasional.
Selain itu, peserta juga akan mendapatkan kesempatan untuk berinteraksi dengan akademisi, praktisi bisnis, serta pelaku industri dari berbagai negara.
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNG, Dr. Raflin Hinelo, berharap pencapaian ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk berani bermimpi dan berkompetisi di level dunia.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNG, Prof. Dr. Muhammad Amir Arham, mengatakan keberhasilan mahasiswa menembus kompetisi International Business Competition merupakan bukti atas kualitas dan kapasitas yang dimiliki mahasiswa UNG untuk bersaing di level internasional.
Keberhasilan menembus IBC adalah bukti kapasitas mahasiswa kita. UNG tidak hanya siap bersaing di tingkat nasional, tapi juga memiliki kualitas untuk berprestasi di panggung internasional, kata Amir.
