Darilaut – Siklon tropis Malakas tumbuh menjadi badai tropis parah (Severe Tropical Storm) Minggu (10/4) di Laut Filipina, Samudra Pasifik bagian barat.
Layanan satelit Zoom.earth, menginformasikan Malakas saat ini berada di timur Filipina atau barat-barat daya Guam.
Malakas terus bergerak ke barat laut dengan kecepatan angin maksimum 100 km per jam dan tekanan udara minimum 992 mb.
Menurut Pusat Peringatan Bersama Siklon Tropis atau Joint Typhoon Warning Center (JTWC) Malakas terletak 202 km di utara Fais, dan telah bergerak ke barat laut dengan kecepatan 46 km per jam (25 knot) selama 6 jam terakhir.
Malakas berlanjut di jalur barat laut di bawah pengaruh kemudi dari punggungan subtropis. Dalam 2 hari, siklon akan sedikit melambat karena mulai mengitari punggungan subtropis dan kemudian bergerak ke timur laut.
Diperkirakan interaksi biner (dengan siklon Megi/ nama Filipina Agaton) pada jarak terdekat 1019 km. Namun apakah Malakas akan mulai menyerap energi sebelum mengelilingi sumbu punggungan, atau hanya setelah 3 hari.
Begitu Malakas mengitari punggungan akan mencapai intensitas puncaknya 185 km per jam (100 knot) dan kemudian berbelok ke timur laut menuju Iwo To.
Tinggi gelombang maksimum diperkirakan 7,3 meter (24 feet).
Sementara siklon Megi, menurut JTWC, terletak 654 km tenggara Manila, Filipina, dan telah bergerak ke barat laut dengan kecepatan 7 km/jam (4 knot) selama 6 jam terakhir.
Sistem akan tetap berada di atas Laut Filipina yang hangat dan mulai bergerak ke timur-timur laut dalam 2 hari.
Bersamaan dengan itu, Malakas yang lewat akan mulai menarik energi dan kelembapan dari Megi saat bergerak ke timur laut.
Buletin PAGASA (Philippine Atmospheric, Geophysical, and Astronomical Services Administration atau Administrasi Layanan Atmosfer, Geofisika, dan Astronomi Filipina) Minggu (10/4) menginformasikan Malakas umumnya akan bergerak ke barat laut hari ini sampai besok sebelum melambat saat berbelok ke utara ke barat laut dan ke utara pada hari Selasa (12/4).
Diperkirakan siklon tropis ini memasuki Area Tanggung Jawab Filipina (PAR) pada Senin malam atau Selasa pagi.
Durasinya di wilayah PAR kemungkinan akan pendek karena diperkirakan akan meninggalkan wilayah itu pada Selasa malam atau Rabu (13/4) pagi.
Malakas kemudian akan berbelok dan berakselerasi ke timur laut atau utara timur laut mulai Rabu.
Siklon tropis ini diperkirakan akan terus meningkat selama periode perkiraan, mencapai kategori topan pada besok pagi.
Intensitas puncak 155 km per jam dapat dicapai pada Selasa malam atau Rabu pagi. Malakas dapat mempengaruhi pergerakan dan perkembangan siklon tropis Agaton.
