Namun, yang jauh lebih penting, kata Eduart, sebenarnya kita membangkitkan kesadaran peserta agar mengikuti cara-cara ujian yang jujur dan fair.
”Selama masih ada yang curang, maka daya dan upaya untuk (melakukan) kecurangan akan terus meningkat. Kecanggihannya dari tahun ke tahun,” kata Eduart yang juga Rektor UNG.
”…Sebenarnya yang paling penting dari semua itu adalah kesadaran untuk mengikuti UTBK dengan jujur dan berintegritas.”
Setelah pelaksanaan UTBK-SNBT, panitia akan melakukan rapat evaluasi menyeluruh dari sesi 1 sampai 23, ”dinamika apa yang terjadi, kemudian langkah apa yang akan kita ambil,” ujarnya.
Selama dua hari di Gorontalo Menteri Brian meresmikan fasilitas pendidikan gedung Laboratorium Terpadu Kemaritiman UNG, serta bertemu dan silaturahmi bersama civitas academica UNG.
Selain itu, menteri Brian melepas dan ikut dalam kegiatan UNG Half Marathon 2025. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangkaian Hari Pendidikan Nasional dan Dies Natalis UNG ke-32.
Hadir bersama menteri Brian di Gorontalo, 20 rektor Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia. (VM)




