Darilaut – Sepekan terakhir, kasus-kasus kecurangan pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer – Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) mencuat ke permukaan.
Di sela-sela kunjungan kerja di Universitas Negeri Gorontalo (UNG) Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, bersama Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) membahas soal kecurangan pelaksanaan UTBK tersebut.
“UTBK merupakan seleksi penerimaan mahasiswa baru yang menjadi tugas Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia lewat SNPMB,” kata Ketua MRPTNI yang juga Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), Eduart Wolok, pada Minggu (4/5).
Sebagaimana diketahui, panitia SNPMB dibentuk oleh Mendiktisaintek bersama Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia untuk mempersiapkan dan melaksanakan tes masuk perguruan tinggi negeri (PTN) dengan prinsip yang dapat dipertanggungjawabkan.
Menurut Eduart, Majelis Rektor dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi terus melihat dinamika yang terjadi dan respon seperti apa yang akan diperbaiki, serta disempurnakan ke depan.
Hal ini dilakukan “agar seleksi ini menjadi seleksi yang berintegritas, jujur dan fairness,” ujar Eduart.




