Darilaut – Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nadiem Makarim melantik Prof. Eduart Wolok, sebagai Rektor Universitas Negeri Gorontalo (UNG) periode 2023-2027, pada Senin (25/9).
Pelantikan Rektor UNG periode 2023-2027 berlangsung di ruang auditorium gedung A Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud-Ristek).
Dalam sambutannya, Menteri Nadiem mengatakan untuk jenjang pendidikan tinggi Kemendikbud-Ristek telah meluncurkan 10 terobosan Merdeka Belajar dari total 26 episode yang berfokus pada peningkatan mutu pembelajaran dan tata kelola perguruan tinggi.
“Transformasi standar nasional dan akreditasi pendidikan tinggi yang kami luncurkan bulan lalu memberikan keleluasaan yang jauh lebih besar bagi perguruan tinggi untuk bertransformasi dan berinovasi,” ujarnya.
Nadiem berharap kepada Rektor UNG untuk dapat segera melakukan konsolidasi dan merumuskan implementasi kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka di UNG.
Rektor UNG Prof. Eduart, mengatakan dengan modal soliditas yang telah dimiliki oleh civitas academica, UNG harus mampu mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki untuk bersinergi dan berkolaborasi untuk membawa UNG yang unggul dan berdaya saing.
“UNG yang bisa memberikan layanan yang terbaik bagi seluruh masyarakat Indonesia khususnya Indonesia Timur teristimewa di kawasan Teluk Tomini,” kata Rektor UNG.
Ketua Panitia Tahapan Penjaringan, Penyaringan, dan Pemilihan Calon Rektor UNG Periode 2023-2027 Dr. Funco Tanipu, menjelaskan bahwa prosesi pemilihan calon Rektor UNG telah melewati sejumlah tahapan.
Pertama, tahap penjaringan. Tahap panitia melakukan sosialisasi penjaringan kepada publik dari 29 Mei hingga 15 Juni.
Kemudian membuka pendaftaran bakal calon pada 16 Juni – 23 Juni 2023. Pendaftar dibuka tidak hanya dari lingkungan UNG saja tetapi terbuka juga dari luar yang tentunya memenuhi syarat.
Pada pendaftaran, panitia menerima tujuh orang pendaftar yakni Raflin Hinelo, Sardi Salim, Eduart Wolok, Farid Musa, Udin Hamim, Ismail Djakaria dan Weny Musa.
Dari sejumlah nama yang masuk tersebut, berdasarkan hasil verifikasi dan seleksi administrasi pada 3 Juli – 6 Juli 2023 menghasilkan empat nama bakal calon yang masuk kualifikasi. Enam nama itu adalah Eduart Wolok, Weny Musa, Raflin Hinelo, dan Sardi Salim.
Kedua, penyaringan. Empat bakal calon tersebut kemudian mengikuti tahap penyaringan pada 25 Juli 2023.
Pada tahap ini, seluruh bakal calon mempresentasikan visi, misi, tujuan dan program unggulannya untuk UNG empat tahun ke depan.
Penyaringan tersebut kemudian menghasilkan tiga nama calon yakni Eduart Wolok memperoleh 60 suara, Raflin Hinelo memperoleh 3 suara dan Sardi Salim memperoleh 2 suara.
Ketiga nama tersebut lalu mengikuti tahapan penelusuran rekam jejak dan wawancara mendalam yang dilakukan oleh Sekretaris Jenderal Kemendikbud Ristekdikti, Irjen Kemendikbud Ristek Dikti, Dirjen Dikti, Sesditjen Dikti dan Biro SDM.
Eduart terpilih melalui rapat senat UNG pada Rabu, 6 September 2023. Pada tahap pemilihan Rektor, Eduart Wolok meraih suara penuh, yakni aklamasi.
