Darilaut – Perairan laut yang hangat memicu perkembangan El Niño. Suhu di atas rata-rata diperkirakan terjadi hampir di seluruh wilayah untuk bulan Juni hingga Agustus.
El Niño biasanya meningkatkan suhu global dan mendorong pola cuaca dan curah hujan yang lebih ekstrem.
Prakiraan cuaca yang lebih awal membantu dalam persiapan untuk melindungi nyawa dan mata pencaharian
Pada pertengahan Mei 2026, anomali suhu permukaan laut meningkat di seluruh Pasifik khatulistiwa bagian tengah-timur, menunjukkan pola pemanasan yang sedang berlangsung yang dapat mendukung perkembangan El Niño.
Prakiraan musiman terbaru dari Pusat Produksi Global WMO menunjukkan pergeseran yang jelas menuju kondisi El Niño, dengan probabilitas mencapai 80% untuk Juni–Agustus 2026, sementara kemungkinan kondisi netral El Niño-Southern Oscillation (ENSO) telah berkurang menjadi 20%.
Untuk Juli–September, Agustus–Oktober, dan September–November, kondisi El Niño diperkirakan akan tetap dominan, dengan probabilitas yang konsisten mendekati atau di atas 90%, sedangkan kondisi netral ENSO hanya bertahan sekitar 10%.
Perkembangan kembali La Niña tetap tidak mungkin terjadi dalam prospek jangka panjang.
Layanan Meteorologi dan Hidrologi Nasional (NMHS) akan memantau dengan cermat perubahan keadaan ENSO selama beberapa bulan mendatang dan memberikan prospek terbaru sesuai kebutuhan.




