Namun, ”ketidakpastian bukanlah alasan untuk berdiam diri,” ujarnya.
Sebaliknya, ini adalah alasan untuk bersiap. Pikkat mengatakan kesiapsiagaan adalah aspek di mana kita dapat memberikan dampak terbesar: langkah-langkah yang diambil sebelum bencana terjadi akan melindungi masyarakat sekaligus warisan budaya, dengan biaya yang jauh lebih rendah dibandingkan biaya penanganan setelah bencana.
Inisiatif “Culture × El Niño” diluncurkan oleh UNESCO untuk membantu berbagai negara bersiap menghadapi potensi dampak El Niño terhadap sektor kebudayaan.
Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran mengenai perangkat yang sudah tersedia, sekaligus memperkenalkan instrumen penilaian mandiri (self-assessment tool) baru untuk membantu mengidentifikasi langkah-langkah kesiapsiagaan guna melindungi kebudayaan dalam segala bentuknya, sebelum puncak bahaya yang terkait dengan El Niño terjadi.
Nara sumber dalam kegiatan ini berasal dari UNESCO serta mitra-mitra utama, termasuk Kantor PBB untuk Pengurangan Risiko Bencana (UNDRR), ICCROM, ICOM, dan Smithsonian Institution. Mereka berbagi pandangan regional serta keahlian dalam mengintegrasikan sektor kebudayaan ke dalam sistem peringatan dini.
El Niño Tak Bisa Dihentikan
Sekretaris Jenderal Organisasi Meteorologi Dunia (WMO), Celeste Saulo, mengatakan, kita memang tidak bisa menghentikan El Niño, tetapi kita bisa mencegah banyak dampak terburuknya terhadap manusia.




