Pekan Seni Mahasiswa FEB 2025 Sukses Digelar, Ratusan Mahasiswa Saksikan Aksi Kreatif Peserta

FEB UNG

Darilaut – Pekan Seni Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Gorontalo kembali digelar dengan meriah sebagai agenda tahunan untuk menumbuhkan kreativitas serta mengapresiasi bakat seni mahasiswa. Mengangkat tema “Merayakan Kreativitas, Membangun Prestasi: dari Kata ke Nada, dari Rasa ke Karya,” kegiatan yang berlangsung sehari penuh di Aula FEB ini diprakarsai oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pendidikan Ekonomi bersama Sanggar Seni Oikos Nomos sebagai kolaborator utama.

Acara resmi dimulai pada pukul 08.00 WITA dan diikuti oleh 29 peserta dari berbagai program studi di lingkungan FEB. Aula yang disulap dengan dekorasi warna-warni bertema kekayaan seni budaya Indonesia menjadi daya tarik tersendiri, menciptakan atmosfer yang hangat, inspiratif, sekaligus menambah semangat para peserta yang tampil.

Pembukaan dilakukan oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FEB yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap penyelenggaraan kegiatan seni seperti ini. Menurutnya, Pekan Seni Mahasiswa tidak hanya berfungsi sebagai ajang kompetisi, tetapi juga wadah pembentukan karakter serta ruang pembelajaran untuk mengekspresikan diri.

“Pekan Seni Mahasiswa adalah ruang untuk tumbuh. Ini bukan hanya tentang siapa yang menang, tetapi tentang keberanian untuk berkarya dan mencintai seni.”

Pada sesi pembuka, komunitas seni Oikos Nomos menampilkan tari kreasi modern yang langsung disambut tepuk tangan meriah dari para penonton. Penampilan ini sekaligus menjadi pengantar menuju rangkaian perlombaan yang terdiri dari empat cabang utama, yaitu Lomba Puisi, Monolog, Vokalia, dan Tari.

Pada Lomba Puisi, para peserta diberi tema “Ekspresi dan Perubahan”. Setiap peserta menampilkan interpretasi yang berbeda melalui teknik vokal, penjiwaan, dan ekspresi wajah yang kuat. Beberapa penampilan berhasil menyentuh emosi penonton, membuat suasana hening sejenak sebelum akhirnya diwarnai tepuk tangan apresiatif.

Lanjut pada Lomba Monolog, cabang yang paling dinanti setiap tahunnya ini menyuguhkan cerita-cerita bertema sosial yang dekat dengan kehidupan mahasiswa. Kemampuan akting serta pendalaman karakter dari beberapa peserta mendapat pujian dari juri maupun penonton. Reaksi berupa sorakan dukungan dan tepuk tangan panjang membuat kompetisi ini semakin hidup.

Sementara itu, Lomba Vokalia dibagi menjadi dua kategori, yakni Dangdut dan Pop. Kategori dangdut menyuguhkan nuansa ceria dan penuh energi. Aksi panggung peserta dan irama musik yang menghentak menjadikan suasana semakin meriah. Sedangkan kategori pop menghadirkan penampilan dengan kualitas vokal yang lebih lembut dan emosional. Beberapa peserta menonjol berkat teknik vokal yang matang dan pilihan lagu yang mampu memikat penonton.

Cabang terakhir adalah Lomba Tari, yang menjadi salah satu penampilan paling memukau. Koreografi yang ditampilkan beragam, mulai dari tari tradisional yang menonjolkan nilai budaya, hingga tari kontemporer yang lebih modern. Keindahan kostum yang warna-warni, gerakan luwes, dan harmoni musik menjadikan sesi ini sebagai salah satu yang paling ditunggu sepanjang acara.

Untuk menjaga objektivitas penilaian, panitia menghadirkan dewan juri dari empat jurusan di FEB UNG. Kehadiran ratusan mahasiswa yang memenuhi aula turut menciptakan atmosfer positif dan suportif, ditambah sorakan serta yel-yel penyemangat yang membangkitkan semangat para peserta.

Ketua Panitia PEKSIMITAS 2025, Andre Raji, menyampaikan rasa bangga atas kelancaran kegiatan. Ia mengapresiasi seluruh panitia, peserta, dan pendukung yang telah berkontribusi.

“Harapan kami, Pekan Seni Mahasiswa ini terus menjadi agenda rutin yang semakin berkembang dan menjadi kebanggaan FEB,” ujar Andre.

Sementara itu, perwakilan Sanggar Seni Oikos Nomos, Rahmat, menambahkan bahwa kegiatan seni seperti ini sangat penting untuk menemukan dan mengembangkan talenta mahasiswa FEB.

“Kami ingin Oikos Nomos menjadi ruang tumbuh bagi seniman muda FEB.”

Pemenang Pekan Seni Mahasiswa FEB 2025 akan diumumkan pada Acara Inagurasi pada Jumat, 21 November 2025 di Auditorium UNG. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa seni tetap menjadi bagian penting dalam kehidupan mahasiswa, bukan hanya sebagai hiburan tetapi sebagai medium ekspresi, persatuan, dan kreativitas.

Exit mobile version