Sabtu, Oktober 17, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Pemutihan Karang Massal Setelah Peristiwa El Niño di Raja Ampat

redaksi
17 Oktober 2026
Kategori : Berita
0
Pemutihan Karang Massal Setelah Peristiwa El Niño di Raja Ampat

Pemulihan dan repigmentasi koloni yang sebelumnya mengalami pemutihan (bleaching), didokumentasikan pada November 2025 di area lereng terumbu pada kedalaman 20–30 meter. FOTO: EGHBERT ELVAN AMPOU

Sejumlah peneliti telah mendokumentasikan peristiwa pemutihan karang massal pada Desember 2024. Lokasi ini berada di kawasan terumbu karang Yenbuba, Raja Ampat, Papua Barat Daya, Indonesia, menyusul peristiwa ENSO 2024.

Para peneliti Eghbert Elvan Ampou, Frensly Demianus Hukom, Augy Syahailatua, Gino V. Limmon, Hendrik A. W. Cappenberg, Jemmy Souhoka, Ana Setyastuti, Ixchel Feibi Mandagi, Yopi Riupassa, Zheng Zhang, Ziming Yuan, Lin He, Jiao Cheng & Min Hui, telah mempublikasikan hasil studi tersebut di jurnal Nature.com/scientificreports, Mei 2026.

Studi dengan judul “Post-ENSO 2024 mass bleaching and early signs of resilience in Pachyseris speciosa dominated reefs of Raja Ampat, Indonesia” menggunakan metode Underwater Visual Census (sensus visual bawah air) yang terstandarisasi.

Koloni Pachyseris speciosa yang sehat selama fase pemulihan. FOTO: EGHBERT ELVAN AMPOU

Tim peneliti menemukan bahwa >70% koloni karang dominan Pachyseris speciosa mengalami pemutihan parah selama puncak tekanan termal.

Survei lanjutan pada November 2025 menunjukkan pemulihan yang signifikan; kurang dari 20% koloni P. speciosa yang masih menunjukkan tanda-tanda pemutihan, dan terjadi repigmentasi (pewarnaan kembali) secara luas di lereng terumbu karang pada kedalaman sekitar 20–30 meter.

Pemulihan cepat ini—yang didokumentasikan melalui survei kuantitatif berpasangan dan bukti fotografis—menunjukkan bahwa di antara taksa yang diamati, spesies karang dominan inilah yang menunjukkan pemulihan tercepat dan paling nyata setelah mengalami tekanan termal akut.

Halaman 2 dari 4
Sebelumnya1234Selanjutnya
Tags: coral bleachingDr. Eghbert Elvan AmpouEl NiñoENSOpemutihan karangProf. Augy SyahailatuaRaja Ampat
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

El Niño Menambah Panas Lautan Mengkhawatirkan Bagi Sektor Perikanan

Postingan Terkait

El Niño Akan Memberikan Dorongan Ekstra pada Suhu Global

El Niño Menambah Panas Lautan Mengkhawatirkan Bagi Sektor Perikanan

17 Oktober 2026
Mahasiswa Arsitektur UNG Raih Prestasi Kompetisi Taiwan International Student

Mahasiswa Arsitektur UNG Raih Prestasi Kompetisi Taiwan International Student

17 Oktober 2026

Dunia Sedang Mengobarkan Perang Terhadap Alam

El Niño Menjadi Sorotan Utama pada Hari Pangan Sedunia

Badai Tropis Champi Terbentuk di Timur Tenggara Guam

CPJ dan CIVICUS Desak Presiden Prabowo Berhenti Melemahkan Kebebasan Pers

El Niño Masih Sangat Kuat, Anomali Suhu Muka Laut Mencapai +3,33°C

Asap Menyebar di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua

TERBARU

Pemutihan Karang Massal Setelah Peristiwa El Niño di Raja Ampat

El Niño Menambah Panas Lautan Mengkhawatirkan Bagi Sektor Perikanan

Mahasiswa Arsitektur UNG Raih Prestasi Kompetisi Taiwan International Student

Dunia Sedang Mengobarkan Perang Terhadap Alam

El Niño Menjadi Sorotan Utama pada Hari Pangan Sedunia

Badai Tropis Champi Terbentuk di Timur Tenggara Guam

AmsiNews

REKOMENDASI

Banjir Terjang Morowali Utara, 1 Orang Tewas dan 2 Luka Ringan

Kisah Pelayaran Arka Kinari, Setahun Dari Rotterdam Tiba di Maluku

Rencana Zonasi Wilayah Pesisir, Enam Provinsi Proses Registrasi di Kemendagri

Rotasi Dini Eselon II Pemerintah Provinsi Gorontalo untuk Memastikan Birokrasi Diisi Pejabat yang Tepat

UNG Menggelar Prosesi Wisuda ke-57

Mendekati Pendaratan Topan Krathon Menguat di Selatan Taiwan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.