Sabtu, Oktober 17, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Pemutihan Karang Massal Setelah Peristiwa El Niño di Raja Ampat

redaksi
17 Oktober 2026
Kategori : Berita
0
Pemutihan Karang Massal Setelah Peristiwa El Niño di Raja Ampat

Pemulihan dan repigmentasi koloni yang sebelumnya mengalami pemutihan (bleaching), didokumentasikan pada November 2025 di area lereng terumbu pada kedalaman 20–30 meter. FOTO: EGHBERT ELVAN AMPOU

Darilaut – Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) memperkirakan puncak El Niño akan terjadi bulan Desember 2026.

Saat ini suhu permukaan laut lebih tinggi dibandingkan tahun 2023, ketika peristiwa El Niño yang kuat juga sedang berkembang.

Meningkatnya panas di lautan menimbulkan kekhawatiran bagi sektor perikanan. Risiko terjadinya gelombang panas laut (marine heatwaves) dan pemutihan karang yang parah memicu kekhawatiran, tidak hanya terkait dampak lingkungan, tetapi juga dampaknya terhadap pendapatan masyarakat nelayan dan industri perikanan secara lebih luas.

Terumbu karang merupakan salah satu ekosistem dengan keanekaragaman hayati tertinggi dan nilai ekonomi terbesar di Bumi. Namun ekosistem ini menghadapi ancaman yang belum pernah terjadi sebelumnya akibat perubahan iklim yang dipicu oleh aktivitas manusia.

Peningkatan suhu permukaan laut (Sea Surface Temperatures/SST) selama gelombang panas laut—terutama yang berkaitan dengan peristiwa El Niño–Southern Oscillation (ENSO)—menyebabkan pemutihan karang massal. Kondisi ini mengganggu hubungan simbiosis antara karang dan alga simbionnya (Symbiodiniaceae).

Gelombang panas laut yang dikaitkan dengan peristiwa ENSO merupakan pemicu utama pemutihan karang massal (mass coral bleaching) yang mengancam ekosistem terumbu karang secara global.

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: coral bleachingDr. Eghbert Elvan AmpouEl NiñoENSOpemutihan karangProf. Augy SyahailatuaRaja Ampat
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

El Niño Menambah Panas Lautan Mengkhawatirkan Bagi Sektor Perikanan

Postingan Terkait

El Niño Akan Memberikan Dorongan Ekstra pada Suhu Global

El Niño Menambah Panas Lautan Mengkhawatirkan Bagi Sektor Perikanan

17 Oktober 2026
Mahasiswa Arsitektur UNG Raih Prestasi Kompetisi Taiwan International Student

Mahasiswa Arsitektur UNG Raih Prestasi Kompetisi Taiwan International Student

17 Oktober 2026

Dunia Sedang Mengobarkan Perang Terhadap Alam

El Niño Menjadi Sorotan Utama pada Hari Pangan Sedunia

Badai Tropis Champi Terbentuk di Timur Tenggara Guam

CPJ dan CIVICUS Desak Presiden Prabowo Berhenti Melemahkan Kebebasan Pers

El Niño Masih Sangat Kuat, Anomali Suhu Muka Laut Mencapai +3,33°C

Asap Menyebar di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua

TERBARU

Pemutihan Karang Massal Setelah Peristiwa El Niño di Raja Ampat

El Niño Menambah Panas Lautan Mengkhawatirkan Bagi Sektor Perikanan

Mahasiswa Arsitektur UNG Raih Prestasi Kompetisi Taiwan International Student

Dunia Sedang Mengobarkan Perang Terhadap Alam

El Niño Menjadi Sorotan Utama pada Hari Pangan Sedunia

Badai Tropis Champi Terbentuk di Timur Tenggara Guam

AmsiNews

REKOMENDASI

Gunung Ruang Meletus Disertai Suara Gemuruh dan Gempa

KKP Dukung KPK dalam Penanganan Tindak Pidana Korupsi

Luzon Utara Bersiap Menghadapi Topan Yinxing

Kapal Baruna Jaya I Survei Batimetri di Palu-Donggala

Rusaknya Terumbu Karang di Raja Ampat

UNG Mengajar Batch 9 Kontribusi Nyata bagi Pendidikan di Kabupaten Gorontalo

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.