Jakarta – Jumlah penumpang angkutan laut untuk lebaran tahun 2019 (1440 H) diperkirakan sebanyak 1,9 juta orang.
Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, R Agus H Purnomo mengatakan, berdasarkan data yang ada realisasi angkutan laut lebaran tahun 2018 adalah sebesar 1.830.289 orang.
Dengan prediksi kenaikan 4,80 persen pada lebaran tahun ini, jumlah penumpang diperkirakan sebanyak 1.918.182 orang yang akan menggunakan transportasi laut.
Untuk menjamin keselamatan dan keamanan pelayaran Direktorat Jenderal Perhubungan Laut juga telah melakukan uji petik pada seluruh kapal penumpang yang beroperasi untuk memastikan terpenuhinya standar keselamatan pelayaran.
Menurut Agus, bersamaan dengan penyelenggaraan angkutan laut juga dilaksanakan Posko Angkutan Laut Lebaran Tahun 2019 mulai H-15 (21 Mei 2019) sampai H+15 (21 Juni 2019.
Posko ini dilengkapi dengan berbagai peralatan yang cukup baik seperti Monitor CCTV, tracking system untuk kapal penumpang dan kapal perintis, serta aplikasi pelaporan naik/turun penumpang di 51 pelabuhan pantau.
Bertempat di Terminal Penumpang Pelabuhan Tanjung Priok, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memimpin Apel Siaga Kesiapan sekaligus membuka Posko Angkutan Laut Lebaran Tahun 2019 (1440 H), Senin (20/5).
Apel siaga dihadiri para pejabat, para Kepala Unit Penyelenggara Teknis (UPT) Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dan stakeholders terkait di Provinsi DKI Jakarta.
Apel Kesiapan dan pembukaan Posko ini secara serentak juga dilaksanakan oleh seluruh UPT Direktorat Jenderal Perhubungan Laut di seluruh Indonesia.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, apel kesiapan dan pembukaan Posko Angkutan Laut Lebaran Tahun 2019 bertujuan untuk memantapkan koordinasi antar petugas, instansi terkait, penyedia jasa dan asosiasi yang terlibat langsung dalam penyelenggaraan Angkutan Laut Lebaran.
Diharapkan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudiknya dengan aman, selamat, tertib dan nyaman.*
