Jakarta – Sejumlah perempuan yang tergabung dalam kelompok pengolahan hasil perikanan di Kota Palu, Sulawesi Tengah, mendapatkan pendampingan pembuatan produk olahan hasil perikanan. Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan program bantuan bencana di Sulawesi Tengah.
Pelatihan dilaksanakan pada 27 – 28 Januari 2020 di Aula Pertemuan Kantor Kecamatan Tawaeli. Para peserta memperoleh pengetahuan teknis melalui praktik langsung pembuatan produk olahan hasil perikanan yang bernilai jual.
Kegiatan pelatihan ini melibatkan pihak Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Koperasi, UMKM dan Tenaga Kerja di Kota Palu.
Kepala Bidang Perikanan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palu Lidya Mado mengatakan, pentingnya kegiatan pelatihan ini akan menguatkan kapasitas kelompok-kelompok nelayan di Kota Palu terutama pasca kejadian bencana.
“Dengan pelatihan ini diharapkan komitmen dan semangat berkelompok dapat solid kembali dalam upaya peningkatan kesejahteraan nelayan itu sendiri,” kata Lidya.
Kegiatan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Teknis dan Manajemen Organisasi Bagi Kelompok Nelayan Skala Kecil dan Kelompok Perempuan Pengolahan Hasil Perikanan ini kerjasama Ikatan Sarjana Kelautan Indonesia (Iskindo) bekerjasama dengan Bayan Tree Global Foundation (BTGF).
Selain itu, pelatihan juga diberikan kepada kelompok lainnya. Salah satu peserta kegiatan Zaenuddin (53 tahun) mengatakan, dalam pelatihan ini yang dibutuhkan dalam organisasi adalah rasa saling percaya dan perencanaan kegiatan yang baik. “Kepercayaan sesama anggota adalah syarat suksesnya berkelompok,” ujarnya.
Kegiatan pelatihan berlangsung dua hari diikuti 40 peserta yang berasal dari 2 kecamatan yaitu kecamatan Tawaeli dan Kecamatan Palu Utara.
Pelatihan ini dirancang dengan metode pelatihan partisipatif, dimana metode ini langsung melibatkan peserta dalam pelatihan sebagai subject dan akan meningkatkan kapasitas peserta dalam setiap materi yang diberikan dalam kegitan pelatihan ini.*
