Darilaut – Puluhan ribu nelayan Cina telah dievakuasi saat Topan Talim yang bergerak ke barat laut dari Laut Cina Selatan.
Kantor Berita Xinhua melaporkan Otoritas Transportasi Cina telah mengerahkan pasukan penyelamat untuk menghadapi Topan Talim.
Sebelas kapal, lima helikopter, 46 kapal penyelamat, dan delapan tim penyelamat darurat bersiaga, kata Biro Penyelamatan Kementerian Perhubungan.
Topan Talim diperkirakan akan mendarat di daerah pesisir antara Taishan di Provinsi Guangdong dan Wenchang di Provinsi Hainan pada Senin malam.
Sistem ini membawa angin kencang dan hujan badai ke wilayah pesisir di Cina selatan.
Observatorium Nasional Cina, Senin, telah memperbarui peringatan oranye, tingkat siaga tertinggi kedua, untuk Talim.
Hingga Senin siang, total 39.236 kapal penangkap ikan telah ditarik kembali ke pelabuhan. Sementara 36.631 nelayan telah dievakuasi di Hainan, menurut Departemen Pertanian dan Urusan Pedesaan Provinsi.
Otoritas setempat juga telah menangguhkan kereta api berkecepatan tinggi dan penerbangan karena masalah keamanan. Layanan feri ke dan dari pulau itu juga telah dihentikan sejak Minggu.
Di Haikou, ibu kota provinsi Hainan, bar dan restoran memindahkan fasilitas luar ruangan mereka, seperti meja dan kursi, menjelang hujan deras dan angin kencang.
Kegiatan sekolah juga ditangguhkan, warga diminta untuk tinggal di dalam rumah, kecuali mereka yang mengambil bagian dalam penyelamatan, penanggulangan bencana, dan operasi perkotaan.
Angin kencang diperkirakan melanda sebagian Laut Cina Selatan, Guangdong, Guangxi, dan Hainan mulai Senin hingga Selasa (18/7) pukul 14.00 waktu setempat.
Hujan badai akan melanda sebagian Guangdong, Hainan, dan Guangxi, kata Pusat Meteorologi Nasional, Senin.
Observatorium Hong Kong mengatakan laut akan menjadi kasar dengan gelombang besar. Harap menjauh dari garis pantai dan jangan melakukan olahraga air.
Masyarakat harus memperhatikan informasi cuaca terkini, kata Observatorium Hong Kong.
Pusat Peringatan Siklon Tropis Bersama – Joint Typhoon Warning Center (JTWC), mengatakan, selama enam jam terakhir, Talim terletak 265 km barat daya Hong Kong, dan bergerak ke arah barat laut dengan kecepatan 19 km/jam (10 knot).
Sistem ini membawa gelombang laut dengan tinggi signifikan maksimum 9,1 meter (30 feet).
Selanjutnya, Talim diperkirakan akan bergerak ke arah barat-barat laut selama dua hari ke depan.
Sumber: Xinhua (English.news.cn), Hong Kong Observatory dan Zoom.earth/JTWC
