Jakarta – Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) menggelar pertemuan East Asia Hydrographic Commission (EAHC) di Bali. EAHC merupakan organisasi hidrografi di kawasan Asia Timur.
Kegiatan ini skan berlangsung selama lima hari, mulai Seni (18/2) hingga Jumat (22/2) di Prama Sanur Beach Hotel, Bali. Agenda pertemuan yaitu, kegiatan 9th EAHC Training, Reaserch And Development Centre Board Of Directors (TRDC-BOD), 6th East Asia Hidrographic Commission Steering Committee (EAHC-SC) dan MSS-ENC Steering Committe.
Menurut Kapushidrosal Laksamana Muda TNI Dr Harjo Susmoro yang juga menjabat sebagai Vice Chair EAHC, pertemuan EAHC ini untuk meningkatkan kontribusi masing-masing negara anggota EAHC dalam meraih tujuan organisasi. Selain itu, untuk meningkatkan kerja sama dalam implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi dan kerjasama dibidang hidrografi.
Pertemuan EAHC di Bali dihadiri delegasi asing dan 10 delegasi Indonesia. Peserta berasal dari seluruh negara EAHC, yaitu Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, China, Vietnam, Korea Selatan, Korea Utara, Brunei Darussalam, dan Jepang.
Turut hadir dalam kegiatan ini perwakilan negara Observer EAHC yaitu Amerika, Inggris dan Kamboja. Hadir pula Presiden IHO Dr Mathias Jonas.
EAHC merupakan salah satu dari 15 Regional Hydrographic Commission (RHC) di bawah IHO.
Kegiatan TRDC-BOD bertujuan meningkatkan capacity building negara anggota EAHC melalui pelatihan dan pendidikan untuk meningkatkan pengetahuan serta kemampuan teknis survei dan pemetaan laut para surveyor negara-negara anggota EAHC. Kemudian, EAHC-SC merupakan forum high level untuk memutuskan beberapa kegiatan strategis maupun working group yang telah direncanakan oleh sekretariat EAHC.
Selanjutnya, Malacca and Singapore Strait-ENC Steering Committee (MSS ENC-SC) merupakan kerja sama antara Indonesia, Singapura dan Malaysia dan pihak Jepang sebagai Distributor MSS-ENC. Kegiatan ini untuk memenuhi kebutuhan jaminan keselamatan pelayaran di Selat Malaka dan Selat Singapura yang merupakan salah satu jalur terpadat di dunia.*
