Sabtu, Mei 16, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Burung Indonesia Promosikan Produk Ramah Lingkungan Berbasis Mangrove di Pohuwato

redaksi
27 April 2026
Kategori : Berita, Sampah & Polusi
0
Burung Indonesia Promosikan Produk Ramah Lingkungan Berbasis Mangrove di Pohuwato

Ecoprint, salah satu produk ramah lingkungan berbasis mangrove. FOTO: KOLEKSI DJUFRYHARD

Darilaut – Sejumlah kelompok masyarakat di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo, telah memaksimalkan penggunaan sumber daya dan meminimalkan limbah sebagai produk ramah lingkungan.

Produk ramah lingkungan berbasis ekosistem mangrove tersebut dikembangkan di lima desa lokasi program Burung Indonesia atau Perhimpunan Pelestarian Burung Liar Indonesia.

Produk ini dipromosikan dalam pameran yang dibuka untuk pengunjung umum, pada Selasa (28/4) di Marisa, Pohuwato.

Model ekonomi sirkular ini, di antaranya rajutan menggunakan limbah kantong plastik. Kemudian, ecoprint, produk ramah lingkungan yang menghasilan motif dengan teknik pewarnaan kain yang tidak menggunakan bahan kimia berbahaya.

Selain itu, produk makanan berbahan mangrove seperti selai, sirup, stik mangrove dan berbagai produk turunan mangrove yang dihasilkan kelompok masyarakat. 

Djufryhard, fasilitator diseminasi program konservasi mangrove, mengatakan, produk berbasis ekosistem mangrove tersebut seperti ecoprint. Kemudian, rajutan menggunakan limbah kantong plastik.

”Limbah plastik telah dimanfaatkan untuk membuat berbagai kemasan,” kata Djufry yang juga aktivis LSM senior.

Limbah plastik yang bocor ke alam “hingga masuk ke kawasan mangrove dikumpul,” ujar Djufry. Begitu pula limbah plastik rumah tangga. Plastik ini telah dibuat tas dalam berbagai bentuk.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Burung IndonesiaDjufry HardKabupaten PohuwatoKonservasi MangroveRamah Lingkungan
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Permukaan Air di Laut Kaspia Turun 2 Meter

Next Post

Dosen Fakultas Kedokteran UNG Kembangkan Teknologi Aman untuk Penambang Emas Skala Kecil

Postingan Terkait

49 Mahasiswa Profesi Ners UNG Berikan Layanan Kesehatan

Fakultas Kedokteran UNG Edukasi Pencegahan Diabetes di Bone Bolango

16 Mei 2026
Perilaku Konsumsi Junk Food Anak SD di Kabupaten Gorontalo Pengaruh Teman Sebaya dan Iklan

Plastik Daur Ulang untuk Kemasan Makanan Perlu Pengamanan Lebih Ketat

16 Mei 2026

Nanoplastik yang Berpotensi Masuk Dalam Darah Manusia

Mikroplastik dan Nanoplastik, Ilmuwan Telah Mendeteksi dalam Darah Manusia dan Paru-Paru

Perjuangan Melawan Perubahan Iklim

Potensi Hujan di Masa Peralihan ke Musim Kemarau

Mahasiswa Fakultas Kelautan UNG Bahas Transplantasi Terumbu Karang dan Konservasi Laut

Kontak Erat Kasus Hantavirus di DKI Jakarta Dipantau Secara Ketat 14 Hari

Next Post
Fakultas Kedokteran UNG Evaluasi Kurikulum

Dosen Fakultas Kedokteran UNG Kembangkan Teknologi Aman untuk Penambang Emas Skala Kecil

TERBARU

Fakultas Kedokteran UNG Edukasi Pencegahan Diabetes di Bone Bolango

Plastik Daur Ulang untuk Kemasan Makanan Perlu Pengamanan Lebih Ketat

Nanoplastik yang Berpotensi Masuk Dalam Darah Manusia

Mikroplastik dan Nanoplastik, Ilmuwan Telah Mendeteksi dalam Darah Manusia dan Paru-Paru

Perjuangan Melawan Perubahan Iklim

Potensi Hujan di Masa Peralihan ke Musim Kemarau

AmsiNews

REKOMENDASI

Riset Gempa dan Tsunami Pagai 2010

Diselamatkan Kapal Vietnam dan Berada di Malaysia, Nelayan Anambas Kembali ke Indonesia

Kuda Laut, Ikan yang Dipercaya Dapat Menyembuhkan Berbagai Penyakit

2 Jurnal di KKP Terindeks Scopus

Orang Hilang Tsunami Selat Sunda Bertambah 128 Orang, 373 Meninggal Dunia

Gempa Teluk Tomini M 6,3 Memiliki Mekanisme Pergerakan Naik

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.