Rektor Universitas Negeri Gorontalo, Prof. Eduart Wolok menegaskan bahwa pengiriman tim medis FK UNG merupakan wujud nyata peran dan tanggung jawab sosial universitas dalam membantu masyarakat saat bencana terjadi. Menurutnya, UNG tidak hanya berkontribusi melalui pendidikan dan riset, tetapi juga hadir secara langsung di tengah masyarakat yang membutuhkan bantuan.
“Penugasan tim medis FK UNG ke Aceh adalah bentuk kepedulian dan komitmen UNG untuk hadir di garis depan penanganan bencana,” ujar Eduart.
Sementara itu, Dekan Fakultas Kedokteran UNG menjelaskan bahwa selama masa penugasan, tim medis akan memfokuskan kegiatan pada pelayanan kesehatan darurat, skrining penyakit, serta penanganan kelompok rentan. Selain itu, tim juga akan memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat di lokasi pengungsian guna mencegah meningkatnya penyakit menular pascabencana. Edukasi tersebut mencakup perilaku hidup bersih dan sehat, pencegahan penyakit berbasis lingkungan, serta pemeliharaan kesehatan ibu dan anak.
Selain pelayanan medis, tim FK UNG juga akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait agar penanganan kesehatan korban banjir dapat berjalan secara efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan. Upaya ini diharapkan dapat mendukung proses pemulihan kesehatan masyarakat terdampak banjir di Aceh.




