Darilaut – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-37 Ilmu dan Teknologi Kelautan (ITK) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) membawa kesan tersendiri bagi Dr. Gybert E. Mamuaya.
Gybert adalah perintis sekaligus pendiri ITK, kini Program Studi Ilmu Kelautan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Unsrat.
“Alumni ITK Unsrat secara aktual bukan hanya menempati posisi yang terkait langsung dengan Kelautan,” kata Gybert, 72 tahun.
Alumni angkatan pertama (1988) yang selanjutnya memperoleh gelar doktor ilmu kelautan, David Sompie, sebagai Presiden Direktur PT Meares Soputan Mining (MSM) ) dan Tambang Tondano Nusajaya (TTN). Sebelumnya, David menempati posisi sebagai Direktur Utama PT Newmont Minahasa Raya (NMR).
Ikram M Sangadji, Bupati Kabupaten Halmahera Tengah adalah alumni angkatan pertama ITK Unsrat. Dr Ir Aryanto Husain, MMP, juga adalah alumni angkatan I yang kini menjabat sebagai Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo.
Begitu pula perwira tinggi TNI AL Kolonel Laut (KH) Florendo Jacobus dan Abdul Gafar Zakaria, Kepala Stasiun LPP RRI Gunungsitoli 2023 – 2025 dan sekarang Kepala Stasiun LPP RRI Bukittinggi.
Menurut Gybert, angkatan pertama yang hanya dua semester mengikuti PS ITK, juga ternyata berkarir tergolong baik, seperti Brigjen Debok Sumantokoh, Dr. Jemmi Kumendong (mantan PJ Bupati Minahasa), dan Joody Poluan yang terkenal dengan brand Yoyo Bassman.
Dari sejumlah alumnus yang berkarir sebagai dosen ada dua yang telah mencapai jabatan akademik guru besar. Prof. Dr. Femy M. Sahami (angkatan II/1989) di Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan (FKTP) Universitas Negeri Gorontalo (UNG), dan Prof Dr Joshian Nicolas William Schaduw (angkatan 2003) di FPIK Unsrat.
Angkatan 1988 yang menjadi dosen Zulhan Harahap di Universitas Khairun. Selain Femy, dosen di angkatan 1989 antara lain, Jenny Kumajas, Veibe Warouw, Gustaf Mamangkey, Calvyn Sondakh, Henki Rotinsulu, Abdurrachman Baksir dan yang berkarir di perbankan Willy Suak.
Untuk angkatan 1989 yang berkarir sebagai ahli internasional Research involving Asia berbasis di Australia Bernadeta Devi. Selanjutnya, angkatan 1989 yang menjadi anggota DPRD, La Putu, di DPRD Kabupaten Kepulauan Sula 1 periode, DPRD Kabupaten Pulau Taliabu 2 periode dan sekarang anggota DPRD Provinsi Maluku Utara.
Tercatat di lembaga internasional, Deputy Director CTI Christovel Rotinsulu (Angkatan 1990) dan Safeguards Officer (Environment) di Asian Development Bank (ADB) Dennie S. Mamonto (angkatan 1990).
Angkatan 1990 lainnya, Jesta Saruan, Kabid Perikanan Tangkap Dinas Kelautan Perikanan Provinsi Sulawesi Utara dan Deyne Rondonuwu, Kabid Peningkatan Daya Saing Dinas Kelautan Perikanan Provinsi Sulawesi Utara.
Angkatan 1991, Dr Franky Manumpil, Penjabat (Pj) Bupati Talaud, dan Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Utara. Sebelumnya, Franky adalah Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Satu Pintu Provinsi Sulawesi Utara. Angkatan 1991, Audy Dien, Kabid Pengelolaan Ruang Laut.
Sejumlah alumni Ilmu Kelautan Unsrat lainnya, Jeffry Hanny Polii, Wakil Ketua DPRD Kota Tomohon; Yopi Edison Tulalo, Kakanwil PT Adira Dinamika Multi Finace; Yonathan Marasut, Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat Kemendes PDT; Letkol Laut Csiska Wuwung; Elfa Rori, Managemen PT IWIP; Fernando Sumarandak, Kepala Cabang PT Astra Credit Company Manado dan Kolonel pnb Abram Tumanduk.
Tenaga pengajar awal PS ITK, sebelum/setelah purna tugas punya karir yang spesifik.
Prof Dr Rizal M Rompas pernah menjadi Staf Ahli Menteri KKP, Kepala Badan Riset KKP, dan akhirnya kembali ke kampus menjabat Koordinator Program Doktor Ilmu Kelautan. Adapun Gybert Mamuaya, sebelum purna tugas pernah mengisi jabatan eselon 1a saat itu sebagai Ketua Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Unsrat, dan setelah purna tugas menjabat sebagai Komisaris PT Air Manado.
Ketua Panitia HUT ke-37, Roger Lantang (Angkatan 1997), mengatakan, puncak acara perayaan ini berlangsung penuh suka cita dan kebanggaan, berlangsung di auditorium FPIK, pada Kamis (15/5).
Alumni Ilmu Kelautan Unsrat di Manado dan dari berbagai daerah menghadiri langsung maupun secara online menyambut dengan antusias kegiatan ini. Begitu pula dengan para dosen yang menggawangi Ilmu Kelautan Unsrat turut memeriahkan acara.
Dalam sambutannya, Roger mengingatkan pentingnya semangat “Si Tou Timou Tou” (manusia hidup untuk memanusiakan manusia) ”sebagai nilai dasar civitas academica Ilmu Kelautan,” ujarnya.
Sejumlah dosen yang menghadiri acara HUT ke 37 dan telah mengabdikan diri bagi perkembangan Ilmu Kelautan, di antaranya, Prof. Farnis B. Boneka, Prof. Dr. Remy E.P Mangindaan, Prof. Dr. Inneke FM Rumengan, Prof. Dr. Janny D. Kusen, dan masih banyak lagi.
Dekan FPIK Unsrat, Stenly Wullur, Ph.D, turut memberikan apresiasi kepada para lulusan prodi Ilmu Kelautan. (VM)
