Darilaut – Siklon Tropis Gezani (tropical cyclone) Gezani saat ini berada di dekat Toliara Madagaskar, pada Senin (16/2) pagi.
Sistem yang bergerak ke timur-timur laut ini terletak 320 km Selatan barat daya Toliara.
Gezani yang terbentuk di Samudra Hindia mendarat tepat di pesisir Toamasina timur Madagaskar, dengan kekuatan siklon tropis yang intens (intense tropical cyclone) pada Selasa (10/2) malam.
Siklon tropis ini mendarat dan melintas di Madagaskar tengah pada Selasa (10/2) dan Rabu (11/2). Hingga tanggal 13 Februari, menurut Badan Nasional Penanggulangan Risiko dan Bencana atau National Office for Risk and Disaster Management (BNGRC) perjalanan siklon tropis Gezani mengakibatkan 40 kematian, enam orang hilang, 427 orang terluka, 16.318 orang mengungsi (sebagian besar berada di 48 tempat penampungan).
Sistem ini bergerak ke barat-barat daya menuju Mozambique Channel. Setelah melintasi Madagaskar Tengah Gezani melemah menjadi gangguan tropis (Tropical disturbance).
Di Mozambique Channel Gezani memulai reorganisasi dan Kembali menguat menjadi badai tropis (tropical storm).
Gezani bergerak ke arah barat daya menuju pesisir Selatan Mozambik. Pada Sabtu (14/2) sistem ini tetap berada di perairan dan berada paling dekat dengan pantai di timur Provinsi Inhambane.
Sistem ini kemudian bergerak ke Selatan dan Tenggara, kemudian ke timur dengan membawa angin yang sangat kencang, hujan lebat, gelombang badai dan laut bergelombang.
Selama enam jam terakhir, menurut Pusat Peringatan Topan Gabungan (JTWC), Gezani telah bergerak ke arah timur-timur laut dengan kecepatan 17 km per jam (9 knot).
Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 9,1 meter (30 kaki), kata JTWC. Gezani diperkirakan akan bergerak ke arah timur laut selama 12 hingga 18 jam ke depan.
Selanjutnya sistem diperkirakan bergerak ke arah tenggara. Setelah 24 jam berikutnya, akan bergerak ke Selatan.
Mengenai intensitas, tren pelemahan bertahap diperkirakan terjadi sepanjang periode perkiraan, kata JTWC.
Setelah 36 jam berikutnya, suhu permukaan laut akan menurun hingga di bawah 26°C. Selama periode ini, transisi ekstratropis akan memperluas medan angin permukaan karena udara kering terus melingkari kuadran utara dan masuk ke setengah lingkaran timur.
Gezani diperkirakan akan menyelesaikan transisi ekstratropis dalam 3 hari, sambil mempertahankan intensitas permukaan mendekati 100 km per jam (55 knot).
