Darilaut – Siklon Tropis Gezani mendarat tepat di pesisir Toamasina timur Madagaskar, pada Selasa (10/2) malam.
Saat pendaratan sistem ini telah menguat menjadi siklon tropis yang intens (intense tropical cyclone) dengan jarak 216 km timur-timur laut Antananarivo.
Berdasarkan aplikasi Zoom.earth, mata (inti) badai tepat berada Toamasina. Sistem ini diperkirakan akan bergerak ke barat-barat daya menuju Mozambique Channel.
Gezani dengan cepat mendekati daratan di Madagaskar timur, kata Pusat Peringatan Topan Gabungan (JTWC).
Ini adalah sistem yang berbahaya. Risiko yang mungkin terjadi berupa gelombang badai, laut yang bergelombang, angin kencang yang merusak, curah hujan lebat yang dapat menyebabkan tanah longsor, dan banjir bandang.
Gezani bergerak dengan kecepatan 19 km per jam (10 knot) selama 6 jam terakhir. Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 8,5 meter (28 kaki).
Saat pendaratan, JTWC memperkirakan sistem ini mencapai puncak 215–220 km per jam (115–120 knot).
Sistem ini diperkirakan akan melintasi pulau, sementara interaksi dengan pegunungan dan efek gesekan medan daratan akan mengakibatkan pelemahan yang cepat seperti hingga penurunan intensitas menjadi 55 km per jam (30 knot).
Setelah kembali mencapai perairan di Mozambique Channel, diperkirakan sistem ini sekali lagi akan menguat dan mencapai kecepatan angin 120–130 km/ per jam (65–70 knot).




