Siklon Tropis Narelle Melemah di Northern Territory Australia

Siklon Tropis (Tropical Cyclone) Narelle berada di Teluk Carpentaria, utara Australia, Sabtu (21/3) pagi. GAMBAR: ZOOM.EARTH

Darilaut – Siklon Tropis (Tropical Cyclone) Narelle telah mendarat dan melemah di Wilayah Utara (Northern Territory) Australia, pada Minggu (22/3). Namun Narelle diperkirakan akan kembali menguat.

Sistem ini dengan jarak 242 km tenggara Darwin atau 357 km timur-timur laut pesisir Wadeye.

Narelle diperkirakan akan kembali menguat minggu depan, kata Biro Meteorologi (Bureau of Meteorology, BoM) Australia.

Eks Siklon Tropis Narelle diperkirakan akan bergerak ke barat melintasi Top End hingga hari Minggu. Pada hari Senin (23/3), Narelle diperkirakan akan bergerak di atas Teluk Joseph Bonaparte.

Angin kencang dapat kembali berkembang di utara pusat tekanan rendah tersebut, kata Biro Meteorologi.

Angin kencang ini dapat berdampak pada pantai timur laut Kimberley. Pergerakan di atas Kimberley utara kemungkinan akan disertai dengan curah hujan lebat.

Selanjutnya, menurut Biro Meteorologi, mulai Selasa (24/3) Narelle diperkirakan akan berada di lepas pantai Kimberley, Australia Barat.

Narelle diperkirakan akan bergerak ke lepas pantai barat Kimberley dan memiliki kemungkinan besar untuk berkembang kembali menjadi siklon tropis dengan risiko angin kencang di pesisir antara Beagle Bay dan sebelah barat Kalumburu.

Kemungkinan akan berada di sebelah utara pantai Pilbara dan bergerak ke barat daya pada pertengahan minggu.

Narelle telah bergerak ke arah barat dengan kecepatan 30 km/jam (16 knot) selama 6 jam terakhir, kata Pusat Peringatan Topan Gabungan (JTWC).

Narelle diperkirakan akan bergerak ke arah barat-barat daya. Sistem ini akan bergerak sebentar di atas perairan, melintasi Teluk Joseph Bonaparte dalam waktu sekitar 24 jam sebelum mendarat untuk ketiga kalinya di pantai Kimberley.

Sistem ini kemudian melintasi pantai Kimberley dan muncul kembali di atas perairan di sekitar Pulau Adele.

Setelah kembali ke Samudra Hindia, sistem diperkirakan dengan cepat mengkonsolidasi kembali dan mulai mengintensifkan dengan cepat (RI) segera setelah 3 hari dalam kondisi lingkungan yang sangat menguntungkan.

Intensitas puncak setidaknya 215 km per jam (115 knot) diperkirakan akan terjadi dalam 5 hari atau setelah itu, menurut JTWC.

Exit mobile version