Rabu, September 9, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Badai Tropis Nangka Terbentuk di Laut Filipina, Mengarah ke Utara Jepang

redaksi
12 Agustus 2026
Kategori : Berita
0
Badai Tropis Bavi Diperkirakan Akan Menjadi Topan Super di Kepulauan Mariana Utara

Ilustrasi Badai Tropis (Tropical Storm). GAMBAR: ZOOM.EARTH

Darilaut – Badai tropis (tropical storm) Nangka terbentuk di Laut Filipina, Samudra Pasifik, pada Rabu (12/8). Nangka, topan Jepang nomor 17, diperkirakan akan mengarah ke utara Jepang dalam beberapa ke depan.

Nangka saat ini terletak di selatan tenggara Tokyo atau utara barat laut Guam.

Pada Rabu pukul 09.00 Nangka bergerak lambat ke timur-timur laut. Sistem ini memiliki tekanan udara pada pusatnya 994hPa (hektopaskal).

Badan Meteorologi Jepang – Japan Meteorological Agency (JMA) mengatakan Nangka mengemas kecepatan angin maksimum di sekitar pusat 18 meter per detik (35 knot), sedangkan kecepatan angin instan maksimum 25 meter per detik (50 knot).

Area angin kencang dengan kecepatan angin 30 knot atau lebih di selatan 650 km (35 0NM) dan utara 390 km (210 NM), kata JMA.

Menurut Pusat Peringatan Topan Gabungan (JTWC) bibit siklon tropis 91W saat ini berada di sebelah selatan Jepang. Sistem ini memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan.

Kecepatan angin permukaan maksimum yang berkelanjutan berkisar antara 50–60 km per jam (27–33 knot).

Citra satelit menunjukkan pusat sirkulasi tingkat rendah (LLCC) yang memanjang dan belum terbentuk dengan jelas mulai muncul di sepanjang tepi utara sabuk aliran monsun barat daya, dengan pola konveksi linear yang membentang melintasi pusat tersebut dari arah barat daya ke timur laut, kata JTWC.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Badai Tropis NangkaJMAJTWCLaut FilipinaTokyo
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Vegetasi Kering, Kebakaran Hutan dan Lahan Meluas di Sejumlah Wilayah Indonesia

Next Post

Tersebar di 11 Fakultas Sebanyak 5.166 Mahasiswa Baru Menjadi Bagian UNG

Postingan Terkait

Satelit Copernicus Sentinel-2 Merekam Letusan Gunung Anak Krakatau

Satelit Copernicus Sentinel-2 Merekam Letusan Gunung Anak Krakatau

9 September 2026
Dentuman Gunung Anak Krakatau

Gunung Anak Krakatau Erupsi Rabu Dini Hari

9 September 2026

BMKG Pastikan Ruang Udara dan Area Landasan Bandara Aman Dari Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi

Sejumlah Bandara Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mulai Dibuka

Sejumlah Wilayah di Indonesia Terdampak Abu Vulkanik dan Asap Karhutla

Tiga Mahasiswa Fakultas Kedokteran UNG Ikut Lomba Penulisan Puisi, Monolog dan Lukis Tingkat Nasional

27 Mahasiswa UNG Siap Tampil Dalam Lomba Pekan Seni Mahasiswa Nasional di Universitas Jember

Next Post
Tersebar di 11 Fakultas Sebanyak 5.166 Mahasiswa Baru Menjadi Bagian UNG

Tersebar di 11 Fakultas Sebanyak 5.166 Mahasiswa Baru Menjadi Bagian UNG

TERBARU

Satelit Copernicus Sentinel-2 Merekam Letusan Gunung Anak Krakatau

Gunung Anak Krakatau Erupsi Rabu Dini Hari

BMKG Pastikan Ruang Udara dan Area Landasan Bandara Aman Dari Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi

Sejumlah Bandara Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mulai Dibuka

Sejumlah Wilayah di Indonesia Terdampak Abu Vulkanik dan Asap Karhutla

AmsiNews

REKOMENDASI

Tim SAR Menemukan Bangkai Kapal Cahaya Arafah di Kedalaman 45 Meter

Tol Laut Dievaluasi

Kapal Tiongkok di Pelabuhan Anggrek Gorontalo Telah Melalui Pemeriksaan Kesehatan

Efek Gas Rumah Kaca Sebabkan Peningkatan Pemutihan Karang

Pemerintah Kota Gorontalo dan Dinas Pariwisata Membahas Pusat Informasi Geopark

Dari Kedalaman 4.500 Meter, BRIN – OceanX Petakan Gunung Bawah Laut Sulawesi Utara

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.