Darilaut – Bulan Juli tahun ini mencatat aktivitas kebakaran hutan yang luar biasa di Eropa Barat, baik dari segi luas lahan yang terbakar maupun emisi yang dihasilkan.
Data emisi kebakaran yang disediakan oleh Copernicus Atmosphere Monitoring Service (CAMS) menunjukkan bahwa sepanjang tahun berjalan tingkat emisi tahun 2026 di Prancis setara atau lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun dengan tingkat kebakaran ekstrem pada 2023 dan 2022.
Kondisi ini berpotensi menjadi salah satu tahun dengan tingkat kebakaran paling ekstrem dalam 24 tahun terakhir. Data untuk Spanyol juga menunjukkan bahwa emisi kebakaran berada jauh di atas rata-rata untuk periode waktu tersebut.
Saat ini, kebakaran sedang berkecamuk di sebagian wilayah Amerika Serikat bagian barat. Di Kanada, terdapat 591 titik kebakaran aktif, dan menurut Canadian Wildland Fire Information System, 43 di antaranya dikategorikan sebagai kebakaran yang tidak terkendali.
Buletin bulanan Copernicus Climate Change Service menyatakan bahwa bulan Juli mencatat suhu permukaan laut (SST) tertinggi yang pernah tercatat untuk bulan Juli di wilayah samudra di luar kawasan kutub.
Suhu yang sangat tinggi terjadi di sebagian besar wilayah Pasifik tropis, area tempat kondisi El Niño berlangsung dan diperkirakan akan semakin menguat dalam beberapa bulan mendatang.



