Minggu, Mei 17, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Sulawesi Memiliki Lebih Dari 45 Segmen Sesar Aktif

redaksi
3 Februari 2021
Kategori : Berita
0
Sulawesi Memiliki Lebih Dari 45 Segmen Sesar Aktif

Sejarah gempa merusak dan tsunami di seluruh Sulawesi. Perhatikan pantai barat Sulawesi, banyak kejadian gempa di masa lalu. GAMBAR: DARYONO/TWITTER

“Gempa Mamuju yang terjadi juga diakibatkan oleh aktivitas sesar naik pada zona fold-thrust-belt di bawah permukaan yang melibatkan batuan dasar, yang merupakan bagian dari zona FTB Sulawesi Barat,” katanya.

Guru Besar Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan ITB Iswandi Imran mengatakan faktor kerusakan bangunan tertentu dipengaruhi acuan terhadap building code yang mengacu pada SNI 2002 atau sebelumnya.

Menurut Iswandi, seismic detailing yang terpasang kemungkinan besar tidak memadai untuk zona gempa tinggi.

Seismic detailing biasanya diperhatikan dalam struktur bangunan, khususnya pada bagian balok dan kolom untuk mempertahankan kekuatan apabila terjadi guncangan.

Imran mengatakan, strategi jangka panjang untuk mitigasi risiko pada bangunan yang ada perlu dikaji ulang serta diretrofit agar dapat menahan kejadian gempa besar yang mungkin terjadi.

“Perlu disusun peta kerentanan atau risiko bangunan, khususnya bangunan hunian, di wilayah Sulbar,” ujarnya.

Perancangan bangunan baru, kata Imran, agar dilakukan secara konsisten dengan mengacu pada SNI gempa dan SNI detailing terkini. Ini akan berpengaruh terhadap dampak, baik korban jiwa maupun kerusakan bangunan.

Untuk jangka pendek, kata Imran, perlu disepakati level hazard gempa relevan, yang dapat digunakan untuk mengevaluasi bangunan-bangunan penting eksisting. Khususnya yang direncanakan berdasarkan SNI 2002.

Halaman 3 dari 4
Sebelumnya1234Selanjutnya
Tags: BMKGBNPBGempaGempa SulawesiITB
Bagikan14Tweet9KirimKirim
Previous Post

Cuaca Penerbangan 7 Hari ke Depan

Next Post

Januari 2021, BMKG Mencatat Peningkatan Aktivitas Gempa Tektonik di Indonesia

Postingan Terkait

Organisasi Konstituen Dewan Pers di Gorontalo Gelar Temu Jurnalis

Organisasi Konstituen Dewan Pers di Gorontalo Gelar Temu Jurnalis

17 Mei 2026
49 Mahasiswa Profesi Ners UNG Berikan Layanan Kesehatan

Fakultas Kedokteran UNG Edukasi Pencegahan Diabetes di Bone Bolango

16 Mei 2026

Plastik Daur Ulang untuk Kemasan Makanan Perlu Pengamanan Lebih Ketat

Nanoplastik yang Berpotensi Masuk Dalam Darah Manusia

Mikroplastik dan Nanoplastik, Ilmuwan Telah Mendeteksi dalam Darah Manusia dan Paru-Paru

Perjuangan Melawan Perubahan Iklim

Potensi Hujan di Masa Peralihan ke Musim Kemarau

Mahasiswa Fakultas Kelautan UNG Bahas Transplantasi Terumbu Karang dan Konservasi Laut

Next Post
Januari 2021, BMKG Mencatat Peningkatan Aktivitas Gempa Tektonik di Indonesia

Januari 2021, BMKG Mencatat Peningkatan Aktivitas Gempa Tektonik di Indonesia

Komentar tentang post

TERBARU

Organisasi Konstituen Dewan Pers di Gorontalo Gelar Temu Jurnalis

Fakultas Kedokteran UNG Edukasi Pencegahan Diabetes di Bone Bolango

Plastik Daur Ulang untuk Kemasan Makanan Perlu Pengamanan Lebih Ketat

Nanoplastik yang Berpotensi Masuk Dalam Darah Manusia

Mikroplastik dan Nanoplastik, Ilmuwan Telah Mendeteksi dalam Darah Manusia dan Paru-Paru

Perjuangan Melawan Perubahan Iklim

AmsiNews

REKOMENDASI

Petakan Titik Sampah Melalui Aplikasi Qlue

Cahaya dan Manfaat Cumi-cumi Untuk Pengobatan

Topan Saola Berada di Teluk Tonkin, Lebih 900 Ribu Orang Dievakuasi di Guangdong

Sering Diambil Telurnya, Ikan Sturgeon Atlantik Terancam Punah

Nilai Tukar Nelayan Turun Karena Sistim Logistik Ikan Belum Optimal

Pelaku Pengeboman Ikan Ditangkap di Selayar dan Morowali

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.