Darilaut – Tarian khas Toli-toli dan Corona dijadikan nama untuk spesies baru kumbang moncong di Pulau Sulawesi.
Seperti nama kumbang ini, Trigonopterus moduai. Namanya diilhami dari tarian khas Toli-toli.
Belum lama ini peneliti kembali menemukan puluhan kumbang moncong jenis baru. Peneliti bidang Zoologi dari Museum Zoologicum Bogoriense (MZB) – Pusat Riset Biologi, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Raden Pramesa Narakusumo dan peneliti dari Natural History Museum Karlsurhe, Dr. Alexander Riedel menemukan 28 kumbang moncong jenis baru.
Selain Trigonopterus moduai, peneliti memberikan penamaan unik untuk jenis baru tersebut. Ada yang diberi nama Trigonopterus gundala yang terilhami dari warna tubuh kumbang yang mirip dengan tokoh superhero Indonesia “Gundala Putra Petir”.
Lalu Trigonotperus unyil, karena salah satu jenis kumbang memiliki tubuh yang sangat kecil dibandingkan jenis lainnya. Trigonopterus ewok, namanya diambil dari tokoh fiksi film Star Wars.
Selain itu, ada nama kumbang Trigonopterus corona. Sesuai waktu ditemukannya jenis baru ini, saat pandemi Covid-19 melanda negeri.
Penamaan unik tersebut diberikan karena memberikan nama pada jenis-jenis baru yang berjumlah ratusan menjadi tantangan tersendiri.
Hal ini nama setiap jenis tidak boleh sama seperti dijelaskan oleh International Code of Zoological Nomenclature.
Pramesa mengatakan selain menggunakan penamaan jenis dari karakter ataupun nama lokasi dapat juga menggunakan nama-nama unik seperti nama dari tokoh fiksi, tarian daerah ataupun nama tokoh.
“Kumbang Trigonopterus merupakan kumbang moncong yang tidak dapat terbang dan tinggal di lokasi-lokasi terisolir di hutan pegunungan dan telah berevolusi secara cepat selama jutaan tahun, sehingga tingkat endemisitas dan biodiversitasnya sangatlah tinggi,” kata Pramesa.
Sebelumnya, juga telah tercatat kumbang spesies baru di Maluku Utara, Epholcis cakalele yang ditemukan Pramesa bersama Michael Balke dari Zoologische Staatssammlung München, Jerman.
Selain cakalele, sejumlah peneliti juga mencatat tiga kumbang baru lainnya spesies Epholcis acutus, Epholcis arcuatus dan Epholcis obiensis.
Kumbang ini dari genus Epholcis. Ditemukan di Halmahera, Obi dan Kepulauan Ternate.
