“Secara akademik, fase pengujian instrumen ini wajib dilewati untuk memastikan alat ukur penelitian benar-benar valid secara statistik. Namun, proses kalkulasi manual yang cukup rumit sering kali memperpanjang durasi penyelesaian riset mahasiswa,” kata Nurfaisal.
Melalui peran fungsionalnya di laboratorium, Nurfaisal merancang LibQual Analyzer sebagai solusi praktis untuk memotong kerumitan prosedur tersebut. Dengan sistem otomasi pengolahan data primer ini, mahasiswa kini dapat melewati fase uji instrumen secara lebih cepat, presisi, dan terukur.
Melalui penandatangananPerjanjian Kerja Sama (PKS) dan Implementation Arrangement (IA) yang dilakukan oleh pihak Fakultas Teknik dan Program Studi S1 Teknik Industri UNG, aplikasi versi pengembangan (v1.0) ini kini resmi diadopsi sebagai alat bantu operasional dinas.
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo menyampaikan bahwa kehadiran aplikasi ini sangat membantu staf di lapangan.
Struktur formula dan algoritma otomatisasi yang tertanam di dalam sistem dinilai mampu mereduksi potensi kesalahan input serta menyajikan data kepuasan masyarakat secara instan untuk keperluan standarisasi, pelaporan berkala, hingga akreditasi kelembagaan.




