Darilaut – Bibit Siklon Tropis 96S Invest 96S (Tropical Low 08U) saat ini terletak di selatan Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu (27/12).
Sistem ini dapat membawa hujan, angin kencang dan gelombang laut di sejumlah wilayah Indonesia.
Menurut Joint Typhoon Warning Center (JTWC) sistem ini mengemas kecepatan angin permukaan maksimum yang berkelanjutan sekitar 35–45 km per jam (18–23 knot). Tekanan permukaan laut minimum diperkirakan mendekati 1003 hPa (hektopaskal).
Sistem ini memiliki peluang rendah untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan, kata JTWC.
Analisis JTWC menunjukkan lingkungan yang sedikit menguntungkan untuk perkembangan dengan aliran keluar ke arah khatulistiwa yang moderat di lapisan atas, geser angin rendah (10 hingga 15 knot), dan suhu permukaan laut yang hangat (29 hingga 30°C).
96S terus terkonsolidasi dengan medan angin yang sangat kompak. Model-model umumnya sepakat bahwa 96S akan bergerak perlahan ke selatan selama 36 hingga 48 jam ke depan.
Bureau of Meteorology (BOM) Australia mengatakan 08U berada di dalam palung monsun, terletak jauh di lepas pantai barat laut Kimberley.
Tekanan rendah tropis (08U) diperkirakan akan bergerak perlahan ke selatan, dan kemudian mengambil jalur tenggara atau timur mulai Senin (29/12) menuju pantai barat Kimberley.
Kemungkinan besar 08U tidak akan berkembang secara signifikan, namun ada peluang yang cukup menguntungkan di mana perkembangan dapat terjadi mulai Senin, kata BOM.
Prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), dalam 24 jam ke depan sistem ini akan mengalami peningkatan intensitas tetapi secara bertahap. Pada 48 jam ke depan terpantau terdapat peningkatan kecepatan angin maksimum yang mencapai 20 knot di Timur Laut sistem.
Selanjutnya, 72 jam ke depan tidak menunjukan perkembangan signifikan, akan tetapi cukup meningkatkan intensitas sistem secara bertahap.
Sistem ini, menurut BMKG, di prakirakan akan bergerak ke arah tenggara menuju ke wilayah dengan wind shear vertical rendah yang mendukung pertumbuhan sistem ini, dan juga pada 48 – 72 jam ke depan.
Secara umum, potensi Bibit Siklon Tropis 96S untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 – 72 jam ke depan dalam kategori Sedang, kata BMKG.
Bibit Siklon Tropis 96S memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi perairan di wilayah Indonesia dalam 24 Jam hingga 27 Desember 2025 pukul 19.00 WIB.
Dampak tersebut berupa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.
Angin kencang di pesisir selatan Jawa Timur hingga Nusa Tenggara Timur.
Tinggi Gelombang kategori sedang (1,25 – 2,5 m) di perairan selatan Jawa Tengah hingga Jawa Timur, Samudra Hindia selatan Jawa Tengah hingga DI Yogyakarta, perairan selatan Pulau Lombok hingga Pulau Timor, dan Laut Sawu.
Tinggi Gelombang kategori tinggi (2.5 – 4.0 m) di wilayah Samudra Hindia selatan Jawa Timur hingga Nusa Tenggara Timur, kata BMKG.
