Sementara di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, kebakaran melanda empat kecamatan, yaitu Kecamatan Lembang (Desa Taddakong), Lanrisang (Desa Amassangang), Watang Sawitto (Desa Sabbang Paru dan Kelurahan Bentengnge), dan Mattiro Bulu (Desa Makkawaru), dengan luas lahan terbakar sekitar 5 hektare.
BPBD Kabupaten Pinrang bersama TNI, Polri, Damkar, masyarakat, dan pemerintah setempat melakukan pemadaman darat menggunakan satu unit mobil damkar. Pada Jumat (21/8), api telah berhasil dipadamkan.
Kebakaran lahan terjadi di wilayah Kabupaten Toraja Utara, tepatnya di Kelurahan Pa’paelean, Kecamatan Sanggangi, pada Minggu (16/8) sekitar pukul 14.00 Wita. Kebakaran mengakibatkan lahan seluas kurang lebih 2 hektare terbakar.
Di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, kebakaran dilaporkan terjadi pada Jumat (21/8) pukul 11.30 WIB di Desa Kelarik Air Mali, Kecamatan Bunguran Utara. Luas lahan yang terbakar sekitar 4 hektare.
BPBD Kabupaten Natuna bersama tim gabungan melakukan pemadaman dengan dukungan sejumlah peralatan pemadam. Dilaporkan api telah berhasil dipadamkan pada hari yang sama.
Kebakaran juga terjadi di Kabupaten Tojo Una-Una, Provinsi Sulawesi Tengah, sejak Selasa (18/8). Kebakaran melanda Desa Longge di Kecamatan Ampana Tete, Kelurahan Malotong di Kecamatan Ampana, dan Desa Tampanombo di Kecamatan Ulubongka dengan total luas lahan terbakar sekitar 54 hektare dengan rincian 50 hektare di Desa Longge serta masing-masing 2 hektare di Kelurahan Malotong dan Desa Tampanombo.




