Darilaut – Setelah mendarat dan meninggalkan kerusakan parah di Luzon, Filipina, Topan (typhoon) Fung-wong secara umum saat ini menuju ke Taiwan.
Fung-wong mendarat di Filipina dengan intensitas topan super, telah melemah menjadi topan di Laut Cina Selatan.
Badan Meteorologi Pusat (CWA) Taiwan, mengatakan pada Selasa (11/11) pukul 07.00 (waktu setempat) Fung-wong dengan jarak sekitar 360 kilometer barat daya Eluanbi.
Topan ini mengarah ke utara-timur laut dengan kecepatan 11 kilometer per jam. Tekanan udara pada pusatnya 970 hPa (hektopaskal), kata CWA.
Sistem ini, menurut CWA, mengemas kecepatan angin maksimum di dekat pusat 33 meter per detik (sekitar 119 kilometer per jam), setara dengan topan Kekuatan 12.
Adapun embusan angin maksimum sesaat 43 meter per detik (sekitar 155 kilometer per jam), setara dengan angin kencang berkekuatan 14.
Radius badai 250 kilometer ke arah barat laut, 220 kilometer ke arah timur laut, 260 kilometer ke arah barat daya, dan 260 kilometer ke arah Tenggara, kata CWA.
Pusat Peringatan Topan Gabungan (JTWC) mengatakan Fung-wong terletak 774 km selatan-barat daya Taipei, Taiwan, dan telah bergerak ke utara-barat laut dengan kecepatan 22 km per jam (12 knot) selama 6 jam terakhir.
Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 7 meter (23 kaki), kata JTWC, secara umum Fung-wong bergerak ke utara menuju Taiwan.
JTWC memperkirakan Fung-wong akan mendarat di pantai barat daya Taiwan dalam 36 hingga 48 jam.
Menurut Observatorium Hong Kong (HKO) Siklon Tropis Fung-wong akan melintasi bagian timur laut di Laut Cina Selatan hari ini, kemudian bergerak menuju wilayah Taiwan. Selanjutnya, sistem ini secara bertahap akan melemah.
Topan Fung-wong diperkirakan akan mencapai titik terdekatnya dengan Hong Kong hari ini, melewati lebih dari 400 kilometer di timur Hong Kong, sebelum bergerak menuju Taiwan dan perlahan melemah menjauh dari Hong Kong, kata HKO.
Badan Meteorologi Jepang (JMA) mengatakan Fung-wong mengarah ke utara barat-laut dengan kecepatan 15 km per jam (9 knot). Kecepatan angin maksimum di sekitar pusat 30 meter per detik (60 knot), sedangkan kecepatan angin instan maksimum 45 meter per detik (85 knot).
Area badai dengan kecepatan angin 50 knot atau lebih di barat daya 150 km (80 NM) timur laut 110 km (60 NM), serta area angin kencang dengan kecepatan angin 30 knot atau lebih di seluruh area 440 km (240 NM), kata JMA.
Topan Super Fung-wong
Sebelum melintasi Laut Cina Selatan, Fung-wong dengan intensitas topan super mendarat di Filipina membawa angin kencang dan hujan. Sedikitnya 231.000 keluarga atau setara dengan 837.000 orang terdampak topan super tersebut.
Melansir Kantor Berita Filipina, Philippine News Agency (PNA), Wakil Administrator Kantor Pertahanan Sipil (OCD), Senin (10/11), mengatakan, dampak topan ini dilaporkan terjadi di 2.700 desa.
Dari jumlah total tersebut, 92.000 orang berada di 6.000 pusat evakuasi yang terletak di Mimaropa, Wilayah 4A (Calabarzon), 5 (Wilayah Bicol), 6 (Visaya Barat), 7 (Visaya Tengah), 8 (Visaya Timur), 13 (Caraga) dan Wilayah Pulau Negros.
Pejabat OCD mengatakan dua kematian sedang diverifikasi, satu di Viga, Catanduanes, dan satu lagi di Kota Catbalogan, Samar, sementara dua orang dilaporkan terluka, satu di Bato, Catanduanes dan satu lagi di Kalinog, Iloilo.
Rumah yang rusak tercatat sebanyak 1.085, yang mana 89 di antaranya diklasifikasikan sebagai “rusak total” dan 996 sebagai “rusak sebagian.” Sementara itu, penilaian dan validasi sedang berlangsung untuk kerusakan pertanian dan infrastruktur.
PNA melaporkan hampir tiga juta rumah tangga mengalami pemadaman listrik pada hari Minggu (9/11) karena dampak Topan Super Fung-wong dengan nama Filipina “Uwan”.
