Topan Haikui Akan Mendarat Hari Ini di Dekat Taitung, Taiwan

Topan (Typhoon) Haikui diperkirakan akan mendarat di pantai timur Taiwan yang berhadapan langsung dengan Samudra Pasifik, Sabtu (3/9). GAMBAR: ZOOM.EARTH

Darilaut – Topan (Typhoon) Haikui diperkirakan akan mendarat Minggu (3/9) hari ini, di dekat Taitung, kota terpadat di Taiwan, yang berhadapan langsung dengan Samudra Pasifik.

Intensitas Haikui saat mendarat dengan daya sebagai angin topan yang sangat kuat. Siste mini bergerak ke barat dan barat-barat laut dengan kecepatan 15 km per jam (7 knot).

Tekanan udara pusat 955 hPa (hektopaskal), kata Badan Meteorologi Jepang – Japan Meteorological Agency (JMA).

Intensitas Haikui telah meningkat dari jenis angin topan yang kuat menjadi angin topan yang sangat kuat.

Di sekitar pusat topan, kecepatan angin maksimum 45 meter per detik (85 knot). Kecepatan angin instan maksimum 60 meter per detik (120 knot).

Area badai dengan kecepatan angin 50 knot atau lebih di seluruh area 75 km (40 NM). Sementara area angin kencang, menurut JMA, dengan kecepatan 30 knot atau lebih berada di timur laut 390 km (210 NM) dan di barat daya 220 km (120 NM).

Saat melintasi daratan Taiwan, sistem ini akan melemah hingga memasuki Selat Taiwan.

Setelah transit cepat di Selat Taiwan, menurut Pusat Peringatan Siklon Tropis Bersama – Joint Typhoon Warning Center (JTWC) Haikui akan melakukan pendaratan untuk kedua kalinya di pantai timur Cina (Tiongkok) dalam waktu sekitar dua hari.

Karena sistem ini berada di daratan, kecepatannya akan melemah dengan cepat hingga 65 km per jam (35 knot) dalam tiga hari.

Diperkirakan dalam lima hari ke depan sistem akan hilang sepenuhnya.

Topan Haikui dengan nama lokal Filipina “Hanna” selama enam jam terakhir telah bergerak ke barat dengan kecepatan 13 km per jam (7 knot).

Haikui terletak 296 km tenggara Taipei, Taiwan, kata JTWC.

Dalam beberapa jam ke depan, Sabtu ini, Haikui diperkirakan akan mendarat. Kondisi saat sangat menguntungkan dengan pergeseran angin yang rendah, arus keluar permukaan laut yang baik, dan suhu permukaan laut yang hangat. Hal ini yang memicu intensifikasi lebih lanjut.

Menurut JTWC, Haikui membawa gelombang dengan tinggi signifikan maksimum 10,4 meter (34 feet).

Dalam buletin Administrasi Layanan Atmosfer, Geofisika, dan Astronomi Filipina – Philippine Atmospheric, Geophysical, and Astronomical Services Administration (PAGASA), yang diterbitkan Sabtu pukul 11.00, topan Hanna terus meningkat intensitasnya.

Hanna diperkirakan akan bergerak secara umum ke barat laut hingga mendarat atau mendekati intensitas puncak di sepanjang pantai timur Taiwan selatan pada Sabtu sore atau malam hari ini.

Berdasarkan perkiraan jalur, topan akan melintasi medan terjal di Taiwan selatan malam ini, sehingga mengakibatkan pelemahan yang cukup besar.

Hanna selanjutnya akan bergerak lambat ke arah barat atau barat laut melintasi Selat Taiwan.

Tren pelemahan kemungkinan akan terus berlanjut setelah melintasi Taiwan akibat interaksi darat dan lingkungan yang semakin tidak mendukung.

PAGASA memperkirakan akan terjadi pendaratan terakhir di sepanjang pantai Guangdong atau Fujian, Cina, pada hari Selasa sebagai badai tropis yang parah.

Exit mobile version