Darilaut – Bibit Siklon Tropis 94W saat ini berada di timur Manila, Laut Filipina, Sabtu (1/8). Bibit ini dapat memberikan dampak tidak langsung berupa gelombang laut di wilayah Perairan Kepulauan Sangihe – Talaud dengan ketinggian kategori sedang 1,25 – 2,5 meter.
Selain itu, dampak gelombang di Laut Maluku, dan Samudra Pasifik utara Maluku hingga Papua Barat Daya, kata Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)
Sistem ini mengemas kecepatan angin maksimum yang terpantau saat ini 15 knot atau 28 km per jam yang berada di kuadran tenggara hingga selatan sistem. Tekanan udara minimum 1006 hPa (hektopaskal).
Menurut BMKG, Bibit Siklon Tropis 94W didukung oleh aktifnya gelombang Equatorial Rossby dan Kelvin yang secara spasial aktif di sekitar sistem.
Selain itu, kata BMKG, suhu muka laut yang hangat, kelembapan udara yang relatif basah pada seluruh lapisan, wind shear vertical dalam kategori lemah, serta vortisitas di setiap lapisan yang mendukung pertumbuhan sistem ini lebih lanjut.
Namun demikian, adanya sistem lain yaitu Siklon Tropis Dolphin yang lebih kuat di sebelah timur bibit 94W dapat menjadi penghambat perkembangan bibit 94W lebih lanjut, kata BMKG.
Pusat Peringatan Topan Gabungan (Joint Typhoon Warning Center/JTWC) mengatakan 94W memiliki peluang rendah untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan.



