Pasokan air juga terganggu di beberapa wilayah, berdampak pada 13.073 rumah tangga, dan 12.993 di antaranya masih belum mendapatkan air pada hari Senin.
Topan ini menyebabkan tidak berfungsinya 372 BTS komunikasi. Dari jumlah tersebut, 42 di antaranya telah diperbaiki.
Hingga Senin terdapat 7.816 orang di 12 kota dan kabupaten di seluruh Taiwan telah dievakuasi. Sekitar 1.916 korban ditempatkan di 95 tempat perlindungan badai di 11 kabupaten dan kota.
Peringatan banjir berisiko tinggi telah dikeluarkan untuk Kaohsiung, Pingtung, Penghu, Yilan, Hualien dan Taitung.
Sebanyak 78 orang dilaporkan mengalami cedera akibat topan, 23 orang di Kota Kaohsiung, 20 orang di Kabupaten Taitung, 13 orang di Kota Tainan dan satu orang di Kabupaten Pingtung.
Di tempat lain, tujuh orang terluka di Kabupaten Hualien di timur, tiga di Kabupaten Changhua di Taiwan tengah, dua di Kota Taoyuan, satu di New Taipei, enam di Kota Hsinchu, satu di Kabupaten Hsinchu di utara, dan satu di Kepulauan Penghu.
Sebagian besar korban cedera di seluruh Taiwan karena kecelakaan lalu lintas yang disebabkan oleh pohon tumbang.
Sejauh ini, terdapat 1.429 laporan kerusakan akibat Haikui, termasuk 782 pohon tumbang, 233 di antaranya di Taitung dan 227 di Kaohsiung.
Melansir Xinhua, Provinsi Fujian di Cina Timur telah meningkatkan tanggap darurat topan ke tingkat tertinggi kedua, seiring dengan mendekatnya Topan Haikui di wilayah tersebut.





Komentar tentang post