Topan Saudel Mengarah ke Okinawa dan Taiwan

Prakiran jalur lintasan Topan Saudel, Minggu (23/8). GAMBAR: JMA

Darilaut – Topan (typhoon) Saudel terus menguat setelah melintasi utara Kepulauan Mariana Utara, Samudra Pasifik bagian barat, pada Minggu (23/8).

Saudel dengan kekuatan topan sangat kuat (Very Strong Typhoon) diperkirakan mengarah ke Kepulauan Okinawa, Jepang, dan Taiwan.

Badan Meteorologi Jepang – Japan Meteorological Agency (JMA) dan Pusat Peringatan Topan Gabungan — Joint Typhoon Warning Center (JTWC) memperkirakan topan Saudel akan mendarat di Taiwan bagian utara dalam beberapa ke depan.

Saat ini Saudel dengan jarak 777 km di selatan tenggara Ogasawara, 1770 km selatan tenggara Tokyo, 1720 km timur tenggara Okinawa dan 2350 km timur tenggara Taipei.

JMA mengatakan topan Saudel bergerak ke barat barat-laut dengan kecepatan 30 km per jam (15 knot) dan memiliki tekanan udara pusat 950 hPa (hektopaskal).

Kecepatan angin maksimum di sekitar pusat 40 meter per detik (80 knot), sedangkan kecepatan angin instan maksimum 60 meter per detik (115 knot).

Topan Saudel berada setelah melintasi utara di Kepulauan Mariana Utara, melalui satelit cuaca Himawari, pada Minggu (23/8) pukul 01.10. GAMBAR: HIMAWARI

Area badai dengan kecepatan angin 50 knot atau lebih di seluruh area 150 km (80 NM) dan area angin kencang dengan kecepatan 30 knot atau lebih di timur laut 390 km (210 NM) dan barat daya 330 km (180 NM), menurut JMA.

Selama enam jam terakhir, kata JTWC, Saudel dengan kecepatan 26 km per jam (14 knot). Tinggi gelombang signifikan maksimum mencapai 11,6 meter (38 kaki). Saudel diperkirakan akan bergerak ke arah barat-barat laut selama 2 hari ke depan.

JTWC memperkirakan akan ada pendaratan di Okinawa sebelum jangka waktu 4 hari. Setelah itu, kecepatan gerak badai diperkirakan akan melambat.

Perubahan arah ke barat daya, menuju Taiwan bagian utara, kemungkinan akan terjadi pada periode prakiraan jangka panjang, kata JTWC.

Dari segi intensitas, memperkirakan Saudel akan terus menguat selama 36 jam ke depan hingga mencapai puncak kecepatan sekitar 240 km per jam (130 knot) karena kondisi lingkungan yang tetap sangat mendukung.

Setelah 36 jam, saluran aliran keluar (outflow channel) akan melemah dan geseran angin (wind shear) dari arah barat laut akan mulai meningkat, menyebabkan Saudel memasuki tren pelemahan bertahap saat mendekati Okinawa. Pelemahan diperkirakan akan berlanjut saat berada di Laut Cina Timur.

JTWC memperingatkan ini adalah sistem cuaca yang berbahaya. Potensi bahaya meliputi angin kencang yang merusak, curah hujan tinggi, tanah longsor, dan banjir bandang, gelombang badai (storm surge), dan kondisi laut bergelombang.

Exit mobile version