Darilaut – Topan (typhoon) Saudel telah mendarat di pesisir Provinsi Fujian, antara pantai Kabupaten Zhangpu dan Kabupaten Dongshan, pada Kamis (3/9) pagi.
Ini pendaratan yang ke-5 dalam perjalanan Topan Saudel yang telah menempuh lebih dari 7.000 km dari dekat Mikronesia di Samudra Pasifik.
Jalur lintasan topan Saudel cukup jauh. Berdasakan trek lintasan Zoom.earth dan Badan Meteorologi Jepang – Japan Meteorological Agency (JMA) siklon tropis ini mulai berkembang sebagai bibit dan menjadi badai tropis (Tropical Storm) di dekat Mikronesia, pada Rabu (19/8) sore.
Saudel kemudian bergerak secara umum ke barat laut mendekati Guam dan utara Kepulauan Mariana Utara.
Selanjutnya topan Saudel bergerak ke selatan Jepang. Topan Saudel mendarat atau melintas sangat dekat di Pulau Okinoerabu, Jepang, pada Selasa (25/8) tengah malam.
Topan ini bergerak ke barat-barat laut menuju Laut Cina Timur, dengan membawa angin kencang, hujan lebat dan gelombang tinggi di pulau-pulau kecil di barat daya Jepang, pada Selasa dan Rabu (26/8).
Setelah melintasi Laut Cina Timur, Saudel mendarat mendarat dua kali di pesisir Provinsi Zhejiang. Pendaratan pertama di pantai Kota Yuhuan, wilayah yang dikelola Kota Taizhou, Cina Timur, pada Jumat (28/8) pagi.
Saudel melintas dekat Wenzhou, Zhejiang, masuk ke daratan dan pedalaman melintas di Provinsi Fujian, Jiangxi, Guangdong, hingga kembali ke laut untuk mendarat ke-4 kalinya di Pulau Hainan, Cina selatan.
Saudel belum sepenuhnya punah. Setelah berada di Pulau Hainan, Saudel bergerak ke timur dan timur laut dan mengalami regenerasi sebagai badai tropis di Laut Cina Selatan, kemudian mendarat yang ke-5 di pesisir Fujian.
Observatorium Hong Kong — Hong Kong Observatory (HKO) mengatakan Saudel telah bergerak melintasi wilayah pedalaman Guangdong timur dan perlahan melemah.
Saudel diperkirakan akan bergerak lebih dekat ke wilayah Muara Sungai Mutiara (Pearl River Estuary) pada Jumat (4/9), namun terdapat ketidakpastian mengenai tingkat pelemahannya.
Menurut Badan Meteorologi Jepang – Japan Meteorological Agency (JMA) Saudel telah bergerak ke barat laut dengan kecepatan 20 km per jam (11 knot).
Kecepatan angin maksimum 18 meter per detik (35 knot), sedangkan kecepatan angin instan maksimum 25 meter per detik (50 knot).
Area angin kencang dengan kecepatan 30 knot atau lebih di tenggara 330 km (180 NM) dan barat-laut 280 km (150 NM), menurut JMA.
Pusat Peringatan Topan Gabungan — Joint Typhoon Warning Center (JTWC) mengatakan data satelit dan radar yang tersedia menunjukkan bahwa pusat sirkulasi telah mencapai daratan di dekat Pelabuhan Dongshan, Cina tenggara.
Saudel selama enam jam terakhir berada pada jarak 367 km di sebelah timur-timur laut Hong Kong, dan telah bergerak ke arah barat-barat laut dengan kecepatan 19 km jam (10 knot), kata JTWC
Badai ini diperkirakan akan segera melemah dan menghilang saat bergerak ke arah barat memasuki wilayah daratan.
