Topan Super Ragasa Mendekati Pendaratan di Pesisir Guangdong

Topan Super (Super Typhoon) Ragasa mendekati pendaratan di pesisir Provinsi Guangdong, Cina, pada Rabu (24/9). GAMBAR: ZOOM.EARTH

Darilaut – Topan Super (Super Typhoon) Ragasa mendekati pendaratan di pesisir Provinsi Guangdong, Cina, pada Rabu (24/9).

Berdasarkan aplikasi Zoom.earth Ragasa diperkirakan akan mendarat di dekat Diancheng.

Pusat Peringatan Topan Gabungan (JTWC) mengatakan Ragasa telah bergerak ke arah barat dengan kecepatan 17 km per jam (9 knot) selama 6 jam terakhir.

Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 11,6 meter (38 kaki), kata JTWC.

Menurut JTWC, Ragasa akan tetap berada di jalurnya ke arah barat dengan intensitas yang menurun saat mendekati pantai selatan Tiongkok.

Kondisi lingkungan masih relatif kondusif dengan suhu permukaan laut yang hangat di sepanjang pantai, geseran angin yang rendah, dan mekanisme aliran keluar yang memadai.

Model deterministik menunjukkan bahwa kondisi kelembapan akan tetap stabil saat bergerak ke daratan, sehingga menimbulkan dampak curah hujan yang signifikan.

Seiring perkembangan sistem, sistem ini akan terus mengalami interaksi dengan daratan. Penurunan ini akan terus berlanjut hingga Ragasa menghilang di Laos dalam 3 hari, kata JTWC.

Observatorium Hong Kong mengatakan pada Rabu pukul 13.00 waktu setempat, Topan Super Ragasa berada sekitar 170 kilometer barat daya Hong Kong, dekat 21,4 derajat lintang utara dan 112,8 derajat bujur timur.

Topan ini diperkirakan akan bergerak ke arah barat atau barat laut dengan kecepatan sekitar 22 kilometer per jam, dekat dengan pantai barat Guangdong, kata HKO.

Saat topan bergerak menuju pesisir barat Guangdong, wilayah badai secara bertahap menjauh dari Hong Kong. Observatorium akan menurunkan Sinyal Badai Tenggara ke No. 8 pukul 13.20 hari ini.

Cuaca Hong Kong masih buruk hari ini, dengan angin kencang yang sering terjadi, hujan lebat, dan badai petir.

Gelombang dan ombak yang sangat tinggi diperkirakan akan terjadi. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada, menjauhi pantai, dan menghindari semua aktivitas air.

Gelombang badai menyebabkan permukaan air di Hong Kong naik lebih dari 1,5 meter. Permukaan air di Pelabuhan Victoria mencapai sekitar 3,4 meter di atas batas data grafik.

Sementara permukaan air tertinggi yang tercatat di stasiun pasang surut Tai Po Kau dan Tsim Bei Tsui mencapai sekitar 3,8 meter di atas batas data grafik, kata HKO.

Dalam satu jam terakhir, Ngong Ping, Cheung Chau dan Tap Mun mencatat kecepatan angin maksimum berkelanjutan masing-masing sebesar 135, 113 dan 92 kilometer per jam, dengan hembusan maksimum masing-masing melebihi 187, 136 dan 110 kilometer per jam.

Saat melintasi Hong Kong, Ragasa menumbangkan ratusan pohon dan menyebabkan 12 kejadian banjir. Otoritas Departemen Dalam Negeri Hong Kong dalam siaran pers yang dikeluarkan Rabu pukul 11.49 waktu setempat menyebutkan mengenai laporan pohon tumbang, Pusat Panggilan 1823 Pemerintah, Dinas Pemadam Kebakaran, dan Dinas Layanan Rekreasi dan Kebudayaan masing-masing telah menerima 141 laporan, 208 laporan, dan satu laporan hingga pukul 11.00.

Selain itu, hingga pukul 11.00, Dinas Teknik Sipil dan Pembangunan telah menerima satu laporan tanah longsor, sementara Dinas Layanan Drainase telah menerima 12 laporan banjir.

Melansir Xinhua, Kementerian Penanggulangan Darurat, topan dahsyat ini diperkirakan akan mencapai daratan di sepanjang pantai Guangdong, antara Zhuhai dan Zhanjiang, mulai Rabu siang hingga malam.

Kementerian tersebut menyampaikan dalam pembaruan pada Selasa (23/9) sore bahwa komisi nasional untuk pencegahan bencana telah mengirimkan tim ke daerah-daerah terdampak di Guangdong untuk menilai situasi di lapangan dan membantu upaya bantuan bencana setempat.

Pada Selasa (23/9), pada pukul 10.00 pagi, Provinsi Guangdong, Tiongkok Selatan, menaikkan status tanggap darurat topan ke level tertinggi. Topan Ragasa diperkirakan akan mendarat di sepanjang wilayah pesisir tengah atau barat provinsi tersebut.

Lebih dari 1,04 juta orang telah direlokasi di seluruh provinsi hingga Selasa pukul 17.30 waktu setempat.

Exit mobile version