Rabu, September 30, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Topan Surigae Melemah Menjadi Badai Tropis di Dekat Jepang

redaksi
30 September 2026
Kategori : Berita
0
Topan Surigae Menguat dengan Cepat di Timur Okinawa

Topan Surigae di timur Pulau Okinawa Jepang, pada Senin (28/9) pagi. GAMBAR: ZOOM.EARTH

Darilaut – Topan super (Super Typhoon) Surigae telah melemah menjadi badai tropis (Tropical Storm) di Dekat Jepang. Sistem ini bergerak ke timur laut dan diperkirakan akan terus melemah menjadi siklon ekstratropis.

Pada Rabu (30/9) sore Surigae terletak 434 km Tenggara Osaka atau 443 km selatan barat daya Tokyo.

Badan Meteorologi Jepang – Japan Meteorological Agency (JMA), Senin, mengatakan Surigae mengarah ke timur laut dengan kecepatan 20 km per jam (12 knot).

Tekanan udara pada pusatnya 1000 hPa (hektopaskal).

Kecepatan angin maksimum 18 meter per detik (35 knot), sedangkan kecepatan angin instan maksimum 25 meter per detik (50 knot), kata JMA. Area angin kencang dengan kecepatan 30 knot atau lebih berada di seluruh area 165 km (90 NM).

Menurut Observatorium Hong Kong — Hong Kong Observatory (HKO), pada Rabu pukul 16.00, pusat Badai Tropis Surigae berada sekitar 460 kilometer di tenggara Osaka. Badai ini diperkirakan akan bergerak ke arah timur laut dengan kecepatan sekitar 22 kilometer per jam melintasi perairan di selatan Jepang.

Surigae telah bergerak ke arah timur laut dengan kecepatan 24 km per jam (13 knot) selama 6 jam terakhir. Tinggi gelombang signifikan maksimum mencapai 4,9 meter (16 kaki), menurut Pusat Peringatan Topan Gabungan — Joint Typhoon Warning Center (JTWC).

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Badai Tropis SurigaeHKOJepangJMAJTWCTopan Surigae
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Malam ini Mahkamah Konstitusi Sidang Pembuktian Keabsahan Syarat Pendidikan Cawapres Gibran

Postingan Terkait

Mengapa Mahkamah Konstitusi Menyidangkan PHPU Pilpres 2024 tahun 2026?

Malam ini Mahkamah Konstitusi Sidang Pembuktian Keabsahan Syarat Pendidikan Cawapres Gibran

30 September 2026
Terlalu Banyak Media Pembelajaran, Belum Tentu Lebih Mudah Belajar Bahasa Inggris

Mengapa Pembelajar Bahasa Inggris Sulit Berkembang?

30 September 2026

Data Pengamatan Laut Penting untuk Perlindungan Masyarakat Pesisir dan Keanekaragaman Hayati Laut

Peneliti UNG Kembangkan Sistem Deteksi dan Dataset Kondisi Perairan Berkelanjutan

Evaluasi Pola Hanyutan Korban Kapal Arupadhatu 1 yang Hilang Saat Meliput Letusan Gunung Anak Krakatau

Copernicus Sentinel-2 Tampilkan Perubahan Bentuk Anak Krakatau Sebelum dan Setelah Letusan 25 Jam

BMKG Deteksi Ratusan Titik Panas dan Sebaran Asap di Sejumlah Wilayah Indonesia

El Niño Intensitas Sangat Kuat, Curah Hujan Kategori Rendah

TERBARU

Topan Surigae Melemah Menjadi Badai Tropis di Dekat Jepang

Malam ini Mahkamah Konstitusi Sidang Pembuktian Keabsahan Syarat Pendidikan Cawapres Gibran

Mengapa Pembelajar Bahasa Inggris Sulit Berkembang?

Data Pengamatan Laut Penting untuk Perlindungan Masyarakat Pesisir dan Keanekaragaman Hayati Laut

Peneliti UNG Kembangkan Sistem Deteksi dan Dataset Kondisi Perairan Berkelanjutan

Evaluasi Pola Hanyutan Korban Kapal Arupadhatu 1 yang Hilang Saat Meliput Letusan Gunung Anak Krakatau

AmsiNews

REKOMENDASI

Ekosistem Pers Tidak Sehat, Industri Media Menghadapi Kesulitan Karena Disrupsi Teknologi Digital

110 Unit Rumah Rusak Akibat Gempa Garut

Gempa Magnitudo 6,2 di Laut Sulawesi

Satelit Sentinel-6 Michael Freilich Kirim Data Hasil Pengamatan di Lautan

Sosiologi Bencana di Gorontalo: Sejarah Gempa, Peringatan Tsunami, dan Lelucon yang Berisiko

Perhiasan dari Karapas Penyu

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.