Darilaut – Belum ada kepastian Siklon Tropis Biparjoy di Laut Arab akan mendarat di wilayah mana. Namun, berdasarkan trek lintasan, diperkirakan badai siklon sangat parah (Very Severe Cyclonic Storm) ini dapat mengarah ke Pakistan, bukan Oman.
Biparjoy terletak 1048 kilo meter tenggara Pulau Masirah, kata Pusat Peringatan Siklon Tropis Bersama – Joint Typhoon Warning Center (JTWC).
Selama enam jam teakhir, sistem ini telah bergerak ke timur-timur laut dengan kecepatan 7 km per jam atau 4 knot.
Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 6,7 meter (22 feet), kata JTWC.
Prakiraan saat ini bergeser 30-40 mil laut ke timur dari perkiraan sebelumnya, dan ketidakpastian tetap lebih tinggi.
Prakiraan intensitas juga tidak pasti karena geseran tinggi yang menyerang badai di lingkungan yang menguntungkan dengan suhu permukaan laut yang sangat hangat.
Prakiraan JTWC terus menunjukkan periode intensifikasi bertahap selama 36 hingga 48 jam ke depan karena penurunan sesaat pada wind shear.
Jika Biparjoy membentuk inti dalam yang lengkap dengan konveksi yang berputar ke atas (timur), intensitas puncak bisa lebih tinggi. Akan tetapi, jika pusaran menjadi terpisah karena geser, itu bisa lebih rendah.
Menurut Departemen Meteorologi India Biparjoy (lafal: Biporjoy) bergerak perlahan dengan kecepatan 4 km per jam.
Pada Jumat (9/6) sistem ini berada sekitar 820 km barat Goa, 840 km barat daya Mumbai, dan 1140 km selatan Karachi.
Departemen Meteorologi memperkirakan Biparjoy akan meningkat lebih lanjut secara bertahap selama 48 jam berikutnya.
Suhu permukaan laut sekitar 30-32°C, kata Departemen Meteorologi. Saat ini Biparjoy berada di lingkungan yang menguntungkan untuk pengembangan selanjutnya.
Biparjoy terbentuk di Laut Arab, pada Selasa (6/6) dan hingga Jumat masih mempertahankan kekuatannya sebagai sebagai badai siklon sangat parah.
