Rabu, Juni 17, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Indikator ENSO Cenderung Fase Hangat

redaksi
17 Juni 2026
Kategori : Berita
0
Kondisi Gerah di Indonesia Bukan Gelombang Panas

Suhu panas. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Jumlah wilayah yang mengalami musim kemarau diprediksi mengalami peningkatan pada Dasarian III Juni 2026, dengan sifat hujan musim kemarau yang cenderung dibawah normal pada sebagian besar wilayah Pulau Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, dan Papua.

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kondisi ini didukung oleh indikator El-Niño Southern Oscillation (ENSO) yang diprediksi menunjukkan kecenderungan fase hangat dengan intensitas moderate di Samudra Pasifik tropis bagian tengah hingga timur.

Hal ini ditandai dengan indeks Niño 3.4 sebesar +0,81 dan Southern-Oscillation Index (SOI) sebesar -24,3.

Kondisi tersebut mendukung pengurangan potensi hujan di sebagian wilayah Indonesia, kata Direktorat Meteorologi Publik BMKG.

Meski demikian, hujan tetap berpeluang terjadi karena dinamika atmosfer regional dan faktor lokal masih dapat mendukung pembentukan awan hujan di sejumlah wilayah.

Untuk periode sepekan mendatang, kata BMKG, Madden-Jullian Oscillation (MJO) diperkirakan masih berada pada fase 1 atau di wilayah Western Hemisphere-Africa, sehingga pengaruh langsungnya terhadap Indonesia relatif tidak dominan.

Gelombang Kelvin diperkirakan bergerak melintasi sebagian Lampung, Samudra Hindia barat Lampung, Pulau Jawa, Laut Jawa, Selat Makasar bagian selatan, Kalimantan Tengah bagian selatan dan Kalimantan Selatan. Selain Itu, Gelombang Rossby Ekuatorial berpotensi aktif di Sulawesi Tengah, Gorontalo, Sulawesi Utara, Laut Maluku, Maluku Utara dan Laut Halmahera.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: BMKGENSOSamudra Pasifik
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Kabupaten Sigi Paling Terdampak Gempa di Sulawesi Tengah, 1 Orang Tewas dan Lebih Dari 30 Terluka

Next Post

Australia Bersiap Menghadapi El Niño

Postingan Terkait

Tahun Ini Potensi El Niño Kuat

Peristiwa El Niño dan Dampaknya Bervariasi

17 Juni 2026
Laut Bukan Tempat Buangan Limbah Tambang

Australia Bersiap Menghadapi El Niño

17 Juni 2026

Kabupaten Sigi Paling Terdampak Gempa di Sulawesi Tengah, 1 Orang Tewas dan Lebih Dari 30 Terluka

BNPB dan BPBD Masih Mendata Dampak dan Kerusakan Akibat Gempa Kuat M6,7 di Sulawesi Tengah

Gempa Palu M6,7 Berasosiasi Dengan Aktivitas Sesar Palolo

Gempa Sarangani di Mindanao Mengakibatkan Pengangkatan Dasar Laut Hingga Dua Meter

Gempa Dangkal yang Melanda Sulawesi Tengah Akibat Aktivitas Sesar Sausu

Gempa Palu M6,7 Akibat Aktivitas Sesar Aktif

Next Post
Laut Bukan Tempat Buangan Limbah Tambang

Australia Bersiap Menghadapi El Niño

TERBARU

Peristiwa El Niño dan Dampaknya Bervariasi

Australia Bersiap Menghadapi El Niño

Indikator ENSO Cenderung Fase Hangat

Kabupaten Sigi Paling Terdampak Gempa di Sulawesi Tengah, 1 Orang Tewas dan Lebih Dari 30 Terluka

BNPB dan BPBD Masih Mendata Dampak dan Kerusakan Akibat Gempa Kuat M6,7 di Sulawesi Tengah

Gempa Palu M6,7 Berasosiasi Dengan Aktivitas Sesar Palolo

AmsiNews

REKOMENDASI

Pemerintah Kota Gorontalo Canangkan Hardiknas ke-65 dan Gebyar Ketupat

BMKG: Keselamatan Tidak Bergantung pada Alat, Tapi Kewaspadaan pada Bencana

Deskripsi Kapal Ikan KM Mina Sejati

Siklon Tropis di Laut Filipina Diperkirakan Akan Mendarat di Jepang

Kapal Tenggelam di Sumenep, Data KSOP Kalianget Penumpang KM Amin Jaya 57 Orang, 16 Meninggal

Universitas Negeri Gorontalo Mengelola 41 Jurnal Ilmiah Terakreditasi SINTA

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.