Darilaut – Program Lingkungan Hidup Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNEP) membuka pendaftaran Champions of the Earth 2024 dengan fokus pada restorasi lahan, ketahanan kekeringan, dan pemberantasan penggurunan.
Nominasi yang diluncurkan pada tanggal 15 April pendaftarannya akan dibuka hingga 5 Mei 2024. Nominasi Champions of the Earth tersebut terbuka untuk semua orang.
Champions of the Earth UNEP adalah penghargaan lingkungan hidup tertinggi PBB, yang memberikan penghargaan kepada para pemimpin terkemuka dari pemerintah, masyarakat sipil, dan sektor swasta atas upaya transformatif mereka yang memberikan dampak terhadap lingkungan.
Tahun ini, UNEP mendorong nominasi individu dan organisasi yang mengembangkan dan menerapkan kebijakan dan solusi berkelanjutan untuk memulihkan lahan, meningkatkan ketahanan terhadap kekeringan, dan memerangi penggurunan.
Sejak dimulainya penghargaan ini pada tahun 2005, Champions of the Earth telah memberikan penghargaan kepada 116 pemenang, termasuk 27 pemimpin dunia, 70 individu dan 19 organisasi.
Pada tahun 2023, UNEP menerima rekor 2.500 nominasi untuk penghargaan tersebut.
Siaran pers UNEP menjelaskan bahwa saat kita mendekati setengah dasawarsa untuk ’Dekade Restorasi Ekosistem PBB’, diperlukan tindakan segera untuk melindungi dan menghidupkan kembali ekosistem.
Restorasi meningkatkan penghidupan, mengurangi kemiskinan, membangun ketahanan terhadap cuaca ekstrem dan memperlambat krisis iklim. Untuk mendukung kelestarian alam, pemerintah, masyarakat sipil, dan sektor swasta harus meningkatkan pendanaan, membangun kapasitas, dan mengubah perilaku.
Hari Lingkungan Hidup Sedunia pada tanggal 5 Juni 2024 akan fokus pada restorasi lahan, penggurunan, dan ketahanan terhadap kekeringan.
Konvensi PBB untuk Memerangi Desertifikasi, yang merayakan hari jadinya yang ketiga puluh tahun ini, akan menyelenggarakan Konferensi Para Pihak (COP) ke-16 pada bulan Desember.
Memulihkan dan menghidupkan kembali alam sangat penting untuk meningkatkan kesehatan manusia dan bumi. Para pemimpin dari semua sektor dan wilayah secara aktif berupaya mengatasi tiga krisis global yaitu perubahan iklim, hilangnya keanekaragaman hayati dan alam, serta polusi dan limbah.
Champions of the Earth membantu memimpin upaya ini. Mereka mengingatkan kita bahwa kelestarian lingkungan adalah kunci untuk mencapai pembangunan berkelanjutan.
Individu, organisasi, dan lembaga pemerintah dapat dinominasikan berdasarkan kategori Kepemimpinan Kebijakan, Inspirasi dan Tindakan, Visi Kewirausahaan, serta Sains dan Inovasi.
Nominasi yang dibuka mulai 15 April hingga 5 Mei 2024, dan Champion of the Earth akan diumumkan pada akhir tahun 2024.
Champion of the Earth 2023
Pada tahun 2023, UNEP memberikan penghargaan kepada individu, organisasi, dan pemerintah yang menerapkan solusi dan kebijakan inovatif untuk mengatasi polusi plastik.
Champion of the Earth UNEP 2023 adalah:
Walikota Josefina Belmonte dari Kota Quezon, Filipina, yang mendapat penghargaan dalam kategori Kepemimpinan Kebijakan, yang mendorong aksi lingkungan dan sosial melalui serangkaian kebijakan untuk memerangi krisis iklim, mengakhiri polusi plastik, dan kawasan perkotaan yang hijau.
Inisiatif yang dilakukan mencakup pelarangan penggunaan plastik sekali pakai, program tukar tambah polusi plastik, stasiun isi ulang untuk kebutuhan sehari-hari, dan advokasi kebijakan global yang kuat mengenai plastik.
Ellen MacArthur Foundation (Inggris), mendapat penghargaan dalam kategori Inspirasi dan Tindakan, telah memainkan peran utama dalam mengarusutamakan pendekatan siklus hidup, termasuk untuk plastik.
Yayasan ini telah menerbitkan laporan dan membentuk jaringan pengambil keputusan di sektor swasta dan publik, serta akademisi, untuk mengembangkan inisiatif dan solusi siklus hidup terhadap krisis iklim, hilangnya keanekaragaman hayati, polusi plastik, dan banyak lagi. Hal ini menghasilkan Komitmen Global dengan UNEP.
Blue Circle (Tiongkok), dianugerahi penghargaan dalam kategori Visi Kewirausahaan. Blue Circle menggunakan teknologi blockchain dan internet untuk melacak dan memantau seluruh siklus hidup polusi plastik – mulai dari pengumpulan hingga regenerasi, produksi ulang, dan penjualan kembali.
Program ini telah mengumpulkan lebih dari 10.700 ton sampah laut, menjadikannya program sampah plastik laut terbesar di Tiongkok.
José Manuel Moller (Chile), yang juga menerima penghargaan dalam kategori Visi Kewirausahaan, adalah pendiri Algramo, sebuah perusahaan sosial yang didedikasikan untuk menyediakan layanan isi ulang yang mengurangi polusi plastik dan menurunkan biaya kebutuhan pokok sehari-hari.
Moller juga berupaya mencegah, mengurangi, dan mengelola sampah secara berkelanjutan melalui perannya sebagai Ketua Bersama Dewan Penasihat PBB untuk Orang-Orang Terkemuka tentang Nol Sampah, sebuah inisiatif yang dibuat pada Maret 2023.
Council for Scientific and Industrial Research atau Dewan Penelitian Ilmiah dan Industri (Afrika Selatan), dianugerahi penghargaan dalam kategori Sains dan Inovasi, menggunakan teknologi mutakhir dan penelitian multidisiplin untuk mengembangkan inovasi guna mengatasi polusi plastik dan masalah lainnya.
Perusahaan ini merupakan pionir dalam mengidentifikasi alternatif berkelanjutan terhadap plastik konvensional, serta menciptakan peluang bagi manufaktur lokal dan pembangunan ekonomi.
