“Kerja sama ini akan memberikan pengalaman belajar yang sangat berharga bagi mahasiswa, terutama dalam bidang pengelolaan keuangan publik. Kami berharap, melalui kolaborasi ini, UNG dapat berkontribusi lebih nyata terhadap pembangunan nasional,” ujar Hidayat.
Sementara itu, Ubaidi Socheh Hamidi menegaskan bahwa Kementerian Keuangan berkomitmen untuk terus memperluas kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Menurutnya, langkah ini merupakan bentuk dukungan nyata pemerintah dalam menyiapkan generasi muda yang memahami konsep pembiayaan pembangunan dan pengelolaan risiko fiskal.
“Kami melihat UNG memiliki potensi besar untuk menjadi mitra strategis dalam mengembangkan literasi keuangan negara di kalangan akademisi dan mahasiswa”.
Sebagai tindak lanjut dari MoU tersebut, UNG dan Ditjen PPR akan merealisasikan berbagai program bersama, seperti kuliah umum, riset kolaboratif, program magang, serta peningkatan kapasitas dosen dan mahasiswa dalam bidang keuangan negara.
Melalui kolaborasi ini, UNG menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang adaptif terhadap dinamika pembangunan nasional sekaligus berkontribusi dalam mencetak sumber daya manusia unggul di bidang keuangan publik.




