Darilaut – Panitia penyelenggara Universitas Negeri Gorontalo (UNG) Half Marathon 2025 masih membuka kesempatan bagi peserta lomba lari untuk mendaftar.
Pendaftaran batch 2 ini dibuka selama dua hari, tanggal 4 dan 5 April untuk kategori umum, 5K, 10K dan 21K.
UNG Half Marathon 2025 akan dilaksanakan pada Minggu 4 Mei 2025. Kegiatan ini dalam rangkaian untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional.
Sebelumnya melalui akun Instagram Ung.halfmarathon, panitia menjelaskan pendaftaran ditutup pada 29 Maret, dengan total pendaftar sebanyak 1876 peserta.
”Karena antusiasme yang luar biasa dari kalian semua, kami memutuskan untuk membuka pendaftaran batch 2 UNG HM,” kata panitia penyelenggara melalui Instagram Ung.halfmarathon. Pendaftaran tersebut kembali dibuka karena banyak yang ingin berpartisipasi
Selain kategori umum lomba maraton ini dengan peserta pelajar dan mahasiswa, serta guru dan dosen.
Adapun peserta lomba, dengan ketentuan jarak yang ditawarkan adalah 5K, 10K, dan 21K. Pendaftaran perlombaan terbuka hanya untuk warga negara Indonesia (WNI).
Batas umur minimum untuk peserta UNG Half Marathon 2025 dibagi menurut jarak perlombaan: 21K untuk 17 Tahun. Peserta yang berumur dibawah tujuh belas (17) tahun pada hari perlombaan wajib menyerahkan surat izin orang tua.
Peraturan lomba lainnya, peserta diimbau untuk berkonsultasi dengan dokter terkait dengan kondisi kesehatan peserta sebelum mengikuti perlombaan. Peserta menyadari dan menerima bahwa kepesertaan dalam perlombaan ini memiliki risiko yang termasuk, namun tidak terbatas kepada kecelakaan, cedera fisik, masalah kesehatan, kelumpuhan, kematian, kehilangan benda dan harta milik serta resiko lainnya yang tidak dapat diketahui sebelumnya, serta tidak dapat diprediksi pada saat ini (risiko dan bahaya).
Risiko dan bahaya juga dapat muncul akibat perbuatan atau kelalaian peserta atau pihak lain, termasuk dan tidak terbatas kepada kondisi dari fasilitas, peralatan dan alam serta cuaca ataupun kondisi Force Majeure.
Selain itu, penyelenggara tidak bertanggung jawab atas biaya, pengeluaran, maupun kerugian dalam bentuk apapun, yang disebabkan (1) risiko dan bahaya, (2) keterlambatan datang saat perlombaan, (3) penyakit bawaan, dan (4) Force Majeure.
Penyelenggara mewajibkan wanita hamil untuk melaporkan kondisi kehamilan dan menyerahkan surat dokter serta menandatangani surat pernyataan sebelum berpartisipasi dalam perlombaan atau selambat-lambatnya satu (1) minggu sebelum perlombaan melalui email.
Penyelenggara tidak bertanggung jawab atas komplikasi atau masalah kesehatan yang dapat muncul akibat berlomba dalam masa kehamilan dan dapat menghentikan peserta dari perlombaan atas alasan kesehatan.
