Darilaut – Universitas Negeri Gorontalo (UNG) komitmen dalam mendukung penguatan layanan kesehatan. Upaya tersebut dilakukan dengan cara mendidik, serta melahirkan tenaga kesehatan yang kompeten dan profesional, untuk memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik di berbagai level fasiltas layanan kesehatan.
Hal ini dikatakan Rektor UNG Prof. Dr. Eduart Wolok saat menghadiri “Angkat Sumpah Perawat Profesi Ners” Angkatan XIX, Program Studi Pendidikan Profesi Ners Fakultas Olahraga dan Kesehatan UNG, pada Kamis (20/2).
Rektor menyampaikan pesan penting untuk senantiasa melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya, dalam membantu serta melayani masyarakat yang membutuhkan.
“Profesi yang kalian laksanakan berkaitan erat dengan kehidupan masyarakat. Untuk itu bekerja dengan sepenuh hati, laksanakan tugas kalian dengan penuh tanggung jawab dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik untuk masyarakat,” ujar Rektor.
Rektor mengingatkan bahwa lulusan profesi Ners UNG harus menjadikan profesinya sebagai panggilan jiwa. Dengan menjadikannya sebagai panggilan jiwa, perawat dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya tanpa ada diskriminasi, serta melakukan yang terbaik untuk melayani masyarakat.
Lulusan UNG harus memegang teguh panggilan jiwa sebagai seorang pelayan masyarakat, sehingga dapat memberikan warna baru bagi profesi perawat yang ada di Gorontalo, dengan menjadi perawat yang memiliki integritas dan memberikan layanan setulus hati, kata Rektor.
Dengan pengetahuan serta kemampuan yang dimiliki saat ini, kara Rektor, lulusan profesi Ners UNG dapat mengambil peran dalam meningkatkan sistem pelayanan kesehatan, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan pasien.
Rektor mengatakan setelah menjalani angkat sumpah, para lulusan UNG harus siap untuk mengabdikan diri sebagai tenaga kesehatan profesional di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan, baik di tingkat daerah maupun nasional sesuai dengan janji yang telah diucapkan.
Sebanyak 51 mahasiswa UNG telah resmi menyelesaikan tahap pendidikan profesi Ners. Dengan keberhasilan tersebut, mahasiswa lulusan profesi Ners melaksanakan tahapan pengukuhan lulusan profesi.
Pelaksanaan angkat sumpah perawat dilakukan oleh Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Provinsi Gorontalo, disaksikan Rektor UNG dan Dekan Fakultas Olahraga dan Kesehatan UNG Dr. Hartono Hadjaratie.
Ketua Program Studi Pendidikan Profesi Ners Fakultas Olahraga dan Kesehatan UNG, Ika Wulansari, mengatakan, pelaksanaan prosesi angkat sumpah sebagai penanda bahwa 51 mahasiswa telah menyelesaikan pendidikan Ners, serta telah siap melaksanakan tugas profesi di masyarakat.
“Peserta angkat sumpah telah dinyatakan lulus ujian kompetensi, dengan predikat 100 persen kompeten. Keberhasilan ini merupakan bukti fok telah meningkatkan serta mempertahankan kualitas lulusan profesi ners,” ujar ika.
