Darilaut – Universitas Negeri Gorontalo (UNG) berhasil mendapatkan catatan baik pelaksanaan kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).
Karena praktik baik tersebut, Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) XVI dan UNG melaksanakan Kampus Merdeka Fair 2023 yang berlangsung di Ballroom Hotel Damhil UNG, pada Kamis (12/10). LLDikti XVI mencakup Provinsi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo.
Melansir Dikti.kemdikbud.go.id, selama empat tahun pelaksanaan kebijakan MBKM dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) terus menghadirkan banyak kebermanfaatan bagi ekosistem pendidikan tinggi di seluruh penjuru Indonesia.
Tercatat hampir satu juta mahasiswa telah mengikuti berbagai program MBKM flagship maupun Mandiri.
Dampak kebermanfaatan MBKM juga dirasakan oleh berbagai perguruan tinggi yang ada di wilayah kerja LLDikti XVI.
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim menyampaikan harapan besarnya agar penyelenggaraan Kampus Merdeka Fair bisa menjadi pintu gerbang kolaborasi yang lebih intensif bagi perguruan tinggi dan mitra Dunia Usaha Dunia Industri.
“Kita semua sudah membuktikan bahwa gotong royong seluruh pihak adalah tulang punggung dari akselerasi kualitas sistem pendidikan kita,” kata Nadiem saat membuka gelaran Kampus Merdeka Fair Gorontalo.
“Dan satu hal yang perlu diingat bersama adalah bahwa capaian kita selama empat tahun terakhir ini barulah awal dari perjalanan kita. Ke depan kita harus melanjutkan gerakan ini dengan melibatkan lebih banyak pihak.”
Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Kiki Yuliati, menyampaikan apresiasinya kepada pelaksanaan program MBKM yang telah membersamai mahasiswa vokasi untuk terus belajar dan juga mengasah kompetensi sehingga semakin siap untuk terjun ke dunia kerja.
“Dengan semangat perubahan dan transformasi kita laksanakan Kampus Merdeka untuk mendorong transformasi pendidikan tinggi, terutama pendidikan vokasi,” kata Kiki.
“Kami harapkan dampak positif Kampus Merdeka dapat bermanfaat tidak hanya untuk mahasiswa, tapi juga bagi seluruh bangsa Indonesia.”
Dirjen Pendidikan Vokasi, Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Sri Suning Kusumawardani, mengajak seluruh pemangku kepentingan yang meliputi pimpinan daerah, pimpinan perguruan tinggi, pimpinan LLDikti, dan juga mitra Dunia Usaha Dunia Industri untuk terus menjaga kebermanfaatan yang sudah berhasil ditorehkan Kampus Merdeka.
Sebagai kebijakan yang mendorong transformasi pendidikan tinggi, Kampus Merdeka juga disambut sangat hangat oleh pemangku kepentingan di daerah.
Di wilayah LLDikti XVI, misalnya, saat ini tengah fokus untuk menjalankan berbagai sosialisasi serta program-program yang berfokus dalam mendorong kemandirian perguruan tinggi agar bisa menjalankan Kampus Merdeka Mandiri.
“Kami terus mengajak perguruan tinggi di wilayah kami untuk mencari mitra-mitra strategis sebagai mitra untuk melaksanakan MBKM Mandiri dan kami dari pelaksana LLDikti XVI siap menjadi penghubung,” kata Kepala LLDikti XVI, Munawir Razak.
Menurut Munawir, penyelenggaraan Kampus Merdeka Fair akan menjadi pemantik bagi perguruan tinggi di wilayah LLDikti XVI agar bisa mengakselerasi pelaksanaan Kampus Merdeka Mandiri.
Rektor Universitas Negeri Gorontalo (UNG) Prof. Dr. Eduart Wolok, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kemendikbudristek atas pelaksanaan Kampus Merdeka Fair di UNG.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kemendikbudistek atas kehormatannya memilih kami sebagai tuan rumah Kampus Merdeka Fair,” kata Eduart.
