Melawan penyebaran disinformasi dan hoaks, meningkatkan literasi digital di masyarakat dan embangun ekosistem media yang sehat dan independen, kata Frans.
“Diharapkan AMSI dapat menjalin kolaborasi yang konstruktif dengan pemerintah daerah tanpa mengurangi independensi dan fungsi kontrol sosial yang dijalankan oleh pers tersebut,” ujarnya, sembari mengajak insan media mengedepankan etika jurnalistik dan semangat membangun.
Dalam seminar Media Digital menghadirkan narasumber Ketua Umum AMSI Wahyu Dhyatmika, Anggota Dewan Pers Yogi Hadi Ismanto selaku Ketua Komisi Penelitian, Pendataan, dan Ratifikasi Pers, Korwil AMSI Wilayah Timur Indonesia, M. Djufri Rachim dan moderaror Yohanis Nussy.
Seminar ini menjadi platform strategis untuk merumuskan langkah taktis dalam menghadapi disrupsi teknologi dan memerangi informasi palsu (hoaks) di wilayah Tanah Papua.
Materi yang dibahas tidak hanya berfokus pada jurnalisme, tetapi juga tantangan berdirinya perusahaan media di tengah persaingan program kecerdasan buatan (AI).




