Sabtu, September 5, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

5 Bulan Gaji Belum Dibayar, 8 ABK Terkatung-katung di Filipina

redaksi
19 Mei 2021
Kategori : Berita
0
5 Bulan Gaji Belum Dibayar, 8 ABK Terkatung-katung di Filipina

Pemulangan 8 WNI ABK yang bekerja di kapal M/V Fa Yun dari Filipina ke Indonesia, Minggu (16/5). Lebih dari 5 bulan para ABK belum menerima gaji dan terkatung-katung di atas kapal. FOTO: KEMLU

Darilaut – Kondisi awak kapal perikanan atau anak buah kapal (ABK) warga negara Indonesia (WNI) yang terlantar karena bekerja di kapal perikanan luar negeri kembali terjadi.

Sejumlah WNI yang bekerja sebagai ABK ini terkatung-katung di atas kapal. Selama 5 bulan gaji 8 ABK yang bekerja di kapal M/V Fa Yun belum dibayar pemilik kapal.

Para Pekerja Migran Indonesia (PMI) ini telah difasilitasi kepulangan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Manila, pada Minggu (16/5).

Pemulangan dilakukan atas permohonan para ABK dan perwakilan keluarga. Hal ini karena belum dibayarkannya gaji dan para ABK terkatung-katung selama lebih dari 5 bulan di atas kapal.

Hingga saat ini, tidak ada tindakan nyata untuk pemulangan dari pemilik kapal. Kondisi ini dipersulit dengan situasi pandemi yang tidak kondusif di Filipina pada dua bulan terakhir.

KBRI Manila sedang mengupayakan agar hak-hak para ABK dapat diselesaikan dalam waktu yang tidak terlalu lama.

Sebelum dipulangkan, para ABK telah menjalani protokol kesehatan setempat berupa test PCR dan karantina ketat selama 10 hari di Manila.

Dalam proses pemulangan, KBRI Manila dan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) bekerja sama dan berkoordinasi dengan instansi terkait yaitu Philippine Coast Guard, Biro Karantina Filipina, Biro Imigrasi Filipina, dan BP2MI.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Anak Buah KapalKementerian Luar NegeriperbudakanPerlindungan awak kapal perikanan
Bagikan3Tweet2KirimKirim
Previous Post

KBRI Manila dan Panama Fasilitasi Pemulangan ABK

Next Post

Keselamatan Pelayaran dan Kesejahteraan Pelaut Dibahas Dalam Forum Asia Pasifik

Postingan Terkait

Letusan Gunung Ibu Tercatat Sebanyak 1486 Kali

Letusan Gunung Ibu Tercatat Sebanyak 1486 Kali

5 September 2026
Afrika Lebih Besar, PBB: Distorsi Pengecilan Melanggengkan Pandangan Dunia yang Tidak Seimbang

Afrika Lebih Besar, PBB: Distorsi Pengecilan Melanggengkan Pandangan Dunia yang Tidak Seimbang

5 September 2026

Peta Afrika Tampak Kecil, Tidak Sesuai Ukuran Asli

Gunung Ibu di Halmahera Barat Meletus

UNAIR Beri Dukungan Optimal untuk Membantu Program Studi Kebidanan UNG

Kejadian Langka Saat Fenomena El Niño: Trio Siklon Tropis Beriringan di Pasifik Timur Laut

Api Menghanguskan Hutan dan Lahan di Pulau Sumatra, Asap Menyebar Hingga Asia Tenggara

Sensor MODIS NASA Menangkap Kebakaran Lahan Gambut di Indonesia

Next Post
Kemenhub Tetapkan Alur Pelayaran Pelabuhan Pomalaa dan Bungku

Keselamatan Pelayaran dan Kesejahteraan Pelaut Dibahas Dalam Forum Asia Pasifik

Komentar tentang post

TERBARU

Letusan Gunung Ibu Tercatat Sebanyak 1486 Kali

Afrika Lebih Besar, PBB: Distorsi Pengecilan Melanggengkan Pandangan Dunia yang Tidak Seimbang

Peta Afrika Tampak Kecil, Tidak Sesuai Ukuran Asli

Gunung Ibu di Halmahera Barat Meletus

UNAIR Beri Dukungan Optimal untuk Membantu Program Studi Kebidanan UNG

Kejadian Langka Saat Fenomena El Niño: Trio Siklon Tropis Beriringan di Pasifik Timur Laut

AmsiNews

REKOMENDASI

Ikan Nike Bukan Endemik Gorontalo

Kapal Perikanan Spanyol Tenggelam di Senegal, 7 ABK Dipulangkan ke Indonesia

Setelah Menghantam Puerto Rico, Badai Besar Fiona Lebih Menguat di Bermuda

Gempa Teluk Tomini M5,6 Guncang Luwuk

Adu Pengaruh di Laut Natuna Utara

Bibit Siklon Tropis 97S Terletak di Selatan Kupang

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.