BMKG mencatat pada 26–29 Maret 2026, hujan dengan intensitas lebat masih terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.
Curah hujan tertinggi terpantau di Papua Selatan sebesar 140.0 mm/hari, Sumatera Utara 105.2 mm/hari, Jawa Tengah 94.1 mm/hari, Aceh 92.0 mm/hari, dan Papua 78.6 mm/hari.
Kondisi ini dipicu oleh aktivitas gelombang Atmosfer berupa gelombang Rossby Ekuatorial dan Kelvin yang masih berpengaruh di sejumlah wilayah, serta diperkuat oleh mulai beralihnya dominasi monsun Asia menuju monsun Australia yang memicu terbentuknya pola sirkulasi dan konvergensi di beberapa wilayah. Selain itu, perlambatan angin dan pemanasan siang hari yang cukup intens turut mendukung pertumbuhan awan konvektif.




