Selasa, Oktober 13, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Waspada Peralihan Menuju Monsun Australia yang Bersifat Kering di Indonesia

redaksi
1 April 2026
Kategori : Berita
0
COP28, UEA Akan Membantu Negara-negara yang Kekurangan Air dengan Teknologi Penyemaian Awan

Ilustrasi pertumbuhan awan. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Kondisi cuaca di Indonesia antara lain peralihan menuju dominasi monsun Australia. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau untuk tetap waspada potensi cuaca ekstrem dalam sepekan ke depan 31 Maret –  6 April 2026.

Direktorat Meteorologi Publik BMKG mengatakan pada skala regional, Monsun Australia terpantau mengalami penguatan dan diprakirakan akan terus menguat dalam beberapa hari ke depan.

Penguatan monsun ini berkontribusi terhadap peningkatan aliran massa udara dari wilayah Australia menuju Indonesia, yang umumnya bersifat lebih kering, kata BMKG.

Hasil analisis angin zonal menunjukkan dominasi angin timuran di sebagian besar wilayah Indonesia yang menjadi salah satu indikasi bahwa sebagian wilayah mulai memasuki periode peralihan menuju musim kemarau.

Dalam sepekan ke depan, menurut BMKG, kondisi cuaca di Indonesia masih dipengaruhi oleh dinamika atmosfer skala global, regional, dan lokal.

Pada skala global, fenomena El Niño–Southern Oscillation (ENSO) berada pada fase netral terlihat dari indeks NINO 3.4 sebesar -0,51, yang tidak memberikan peningkatan yang signifikan terhadap aktivitas konvektif di wilayah Indonesia.

Sementara itu, nilai Dipole Mode Index (DMI) sebesar -0,13 dan berada pada fase netral yang menunjukkan tidak adanya aliran udara signifikan dari Samudra Hindia timur Afrika ke wilayah Indonesia, khususnya bagian barat, sehingga pengaruhnya terhadap distribusi curah hujan di Indonesia juga masih terbatas.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: BMKGMonsun AustraliaMusim Kemarau
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

1.984 Calon Mahasiswa Lolos SNBP 2026 di UNG

Next Post

Potensi Hujan Saat Peralihan Menuju Monsun Australia

Postingan Terkait

Anomali Kondisi Suhu di Seluruh Dunia

Anomali Kondisi Suhu di Seluruh Dunia

13 Oktober 2026
September 2026 Bulan Terhangat di Eropa

September 2026 Bulan Terhangat di Eropa

13 Oktober 2026

Anomali Suhu Permukaan Laut Mencerminkan El Niño Berkembang Pesat

Kekeringan Berlanjut, Lebih Dari 1100 Titik Panas di Indonesia, Terbanyak di Papua Selatan

Angin Kencang dan Potensi Hujan Lokal di Sejumlah Wilayah di Indonesia

Topan Koguma Sedikit Melemah di Dekat Tokyo

Gempa Darat Pohuwato M 5,7 Mekanisme Pergerakan Naik

Gempa Darat Pohuwato M 5,7 Dirasakan III-IV MMI di Buol dan Tolitoli

Next Post
2024 Tahun Terpanas, Bagaimana di Tahun 2025?

Potensi Hujan Saat Peralihan Menuju Monsun Australia

TERBARU

Anomali Kondisi Suhu di Seluruh Dunia

September 2026 Bulan Terhangat di Eropa

Anomali Suhu Permukaan Laut Mencerminkan El Niño Berkembang Pesat

Kekeringan Berlanjut, Lebih Dari 1100 Titik Panas di Indonesia, Terbanyak di Papua Selatan

Angin Kencang dan Potensi Hujan Lokal di Sejumlah Wilayah di Indonesia

Topan Koguma Sedikit Melemah di Dekat Tokyo

AmsiNews

REKOMENDASI

Foto: Ikan Raksasa di Laut Natuna

Malacca Straits Council Bahas Keselamatan Pelayaran di Selat Malaka dan Singapura

Tiga Bibit Siklon Tropis Berkembang di Samudra Pasifik

Informasi Palsu Menyebar Setelah Gempa Taiwan

UNEP Menggunakan AI untuk Identifikasi Emisi Metana Dengan Cepat

3 Bibit Siklon Tropis Berkembang di Samudra Hindia, Dekat Indonesia

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.