WMO Akan Merilis Kondisi Terkini El Niño Awal September

Prakiraan El Niño Agustus 2026 -Januari 2027; GAMBAR: WMO

Darilaut – Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) akan merilis pembaruan kondisi terkini dan perkembangan status fenomena El Niño-Southern Oscillation pada awal September mendatang.

Pembarua ini akan disampaikan pada tanggal 3 September, dengan menyajikan analisis triwulanan serta informasi global tepercaya untuk mendukung pengambilan keputusan.

Prakiraan musiman dari jaringan luas Pusat Iklim Regional WMO dan Forum Prakiraan Iklim Regional WMO merupakan bagian integral dari pemantauan dan prediksi El Niño.

Informasi ini juga digunakan oleh Mekanisme Koordinasi WMO untuk sektor kemanusiaan (WCM) guna memberikan informasi serta saran ahli bagi sektor kemanusiaan dalam mendukung tindakan antisipatif dan melindungi kelompok yang paling rentan.

Laporan ini menyajikan informasi tepercaya untuk pengambilan keputusan berdasarkan konsensus model dari Pusat Produksi Global WMO, para ahli dari Layanan Meteorologi dan Hidrologi Nasional (NMHS), serta pusat prediksi iklim di seluruh dunia.

NMHS akan menerbitkan prakiraan dan imbauan rinci khusus untuk setiap negara sebagai bagian dari mobilisasi menyeluruh komunitas WMO guna memantau dan memberikan informasi bagi pengambilan keputusan terkait fenomena El Niño.

El Niño dan La Niña adalah fase berlawanan dari El Niño–Southern Oscillation (ENSO), salah satu pendorong terkuat variabilitas iklim tahunan.

Ini adalah pola iklim alami yang ditandai dengan suhu permukaan laut di atas rata-rata di Samudra Pasifik khatulistiwa bagian tengah dan timur.

Dalam siaran pers sebelumnya, akhir Juli 2026, terbaru,  WMO mengatakan peristiwa El Niño biasanya terjadi setiap dua hingga tujuh tahun dan biasanya berlangsung antara sembilan dan dua belas bulan.

Peristiwa ini sering mulai berkembang antara Maret dan Juni, mencapai intensitas puncak antara November dan Februari, dan memberikan pengaruh terkuatnya pada suhu global selama tahun setelah kemunculannya.

Efek dari setiap peristiwa El Niño bervariasi tergantung pada intensitas, durasi, waktu perkembangannya, dan juga bagaimana interaksinya dengan mode variabilitas iklim lainnya, seperti Indian Ocean Dipole.

Tidak semua wilayah di dunia terpengaruh, dan bahkan di dalam satu wilayah, dampaknya bisa berbeda. Bahkan ketika ENSO netral, cuaca ekstrem masih dapat terjadi.

Peristiwa El Niño membahayakan jutaan orang. Namun, El Niño tidak menyerang semua tempat dengan cara yang sama.

El Niño adalah pola iklim alami, pemanasan periodik Samudra Pasifik yang mengubah cuaca di seluruh dunia.

Ini bukan hal baru, dan bukan disebabkan oleh perubahan iklim, meskipun perubahan iklim dapat memperburuk dampaknya.

Exit mobile version